Pertama dalam Satu Dekade, PM Israel Kunjungi Mesir

    Willy Haryono - 14 September 2021 12:09 WIB
    Pertama dalam Satu Dekade, PM Israel Kunjungi Mesir
    Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (kanan) berdiskusi dengan PM Israel Naftali Bennett di Sharm el-Sheikh, 13 September 2021. (Egyptian Presidency / AFP)



    Kairo: Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengunjungi Mesir dan berdiskusi dengan Presiden Abdel Fattah al-Sisi pada Senin, 13 September. Ini merupakan lawatan pertama seorang perdana menteri dari Israel ke Mesir dalam satu dekade terakhir.

    Menjabat kepala partai sayap kanan, Bennett dilantik menjadi PM Israel di bulan Juni. Ia diundang Sisi untuk mengunjungi Mesir bulan lalu.

     



    Sejak Mei, Mesir memainkan peran penting dalam memediasi dan memperkuat gencatan senjata di Jalur Gaza sejak terjadinya pertempuran berdarah antara pasukan Israel dan kelompok Hamas.

    Bennett mengatakan dialognya dengan Sisi di kota resor Sharm el-Sheikh meliputi diplomasi, keamanan, dan ekonomi. "Kami menciptakan dasar untuk menjalni hubungan mendalam ke depan," ucapnya, dilansir dari laman CGTN, Selasa, 14 September 2021.

    Dalam diskusinya, Sisi menyinggung mengenai peran Mesir dalam menjaga ketenangan di wilayah Palestina dan menekankan pentingnya dukungan internasional dalam membangun kembali wilayah tersebut.

    Aksi kekerasan lintas perbatasan di Gaza sejak akhir Agustus mengancam perjanjian gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas. Dalam sepekan terakhir, sejumlah roket meluncur dari Gaza ke Israel, yang kemudian dibalas Tel Aviv dengan serangan udara.

    "Presiden Sisi menekankan kembali dukungan Mesir untuk segala upaya mencapai perdamaian komprehensif di Timur Tengah, termasuk Solusi Dua Negara," tutur pernyataan resmi kantor kepresidenan Mesir.

    Dialog damai antara Israel dan Palestina tumbang pada 2014, dan sejumlah analis menilai hanya ada sedikit harapan untuk memulainya kembali. Bennett, seorang tokoh nasionalis, menentang wacana pemberian status negara Palestina.

    Pemerintahan Bennett fokus terhadap sejumlah kebijakan untuk meningkatkan perekonomian di wilayah-wilayah Palestina. Belum lama ini, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid telah mengajukan proposal rencana perbaikan kehidupan masyarakat Palestina di Jalur Gaza. Sebagai gantinya, Lapid ingin agar kelompok Hamas berhenti meluncurkan serangan ke Israel.

    Baca: Menlu Israel Ajukan Proposal Perbaikan Kehidupan Warga di Jalur Gaza

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id