comscore

KBRI Muscat Bantu Pemulangan WNI yang Ditahan Pemberontak Houthi

Marcheilla Ariesta - 12 Januari 2022 19:57 WIB
KBRI Muscat Bantu Pemulangan WNI yang Ditahan Pemberontak Houthi
Pemberontak Houthi menahan kapal Rwabee yang berbendera Uni Emirat Arab. (AFP/Al-Huthi Group Media Office)
Muscat: KBRI Muscat ikut membantu koordinasi pemulangan seorang anak buah kapal (ABK) WNI yang ditahan kelompok Houthi. Duta Besar RI untuk Oman, Irzan Djohan menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk pemulangan WNI yang diketahui bernama Surya Hidayat.

"Betul kami sedang mengupayakan mencari solusi untuk pembebasan seorang ABK WNI atas nama SHP," kata Irzan kepada Medcom.id, Rabu, 12 Januari 2022.
Irzan berharap Surya bisa segera dibebaskan.

Ia menjelaskan, kapal ditangkap kelompok Houthi karena diduga membawa peralatan perang seperti truk militer buatan AS. "Saat ini, para ABK ditahan dan diamankan ke sebuah hotel, dalam kondisi aman dan baik," lanjutnya.

Ada 10 ABK yang ditahan oleh Houthi, namun hanya Surya yang berkewarganegaraan Indonesia. Direktur PWNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya melalui perwakilan Indonesia yang berada di Abu Dhabi, Muscat dan Riyadh berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk dapat segera memulangkan Surya.

Baca juga: Ditahan Pemberontak Houthi di Yaman, ABK WNI dalam Keadaan Baik

Surya merupakan perwira pelayaran niaga lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Agus Salim, sebagai ketua Corps Alumni Bumi Seram (CABM) yang merupakan organisasi resmi alumni PIP Makassar menuturkan, informasi penahanan Surya pertama kali didapat pada 7 Januari lalu.

"Pada 8 Januari, mendapat konfirmasi bahwa salah satu kru yang bernama Surya Hidayat ditahan pihak milisi Al Houthi Yaman," kata Agus

"Rencananya besok (13 Januari) pukul 08.30 saya akan menghadap ke Kantor Direktorat Perlindungan WNI dan Badah Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri untuk berdiskusi dan mendapatkan update terkini," lanjut dia.

Awal bulan ini, Houthi mengklaim menyita kapal militer berbendera Uni Emirat Arab di Laut Merah. Houthi menuduh kapal itu membawa muatan senjata, namun koalisi pimpinan Arab Saudi bersikeras menyatakan kapal itu membawa pasokan medis.
 
Houthi yang didukung Iran merilis sejumlah foto yang mereka sebut sebagai kendaraan militer dan persenjataan yang dibawa kapal bernama Rwabee yang disita di perairan Laut Merah, atau tepatnya di lepas pantai Yaman.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id