Dilacak KJRI Jeddah, Bocah WNI Dipulangkan ke Orangtua

    Fajar Nugraha - 25 November 2020 11:49 WIB
    Dilacak KJRI Jeddah, Bocah WNI Dipulangkan ke Orangtua
    Bocah berusia 7 tahun berinisial MR yang ditelantarkan orangtua. Foto: KJRI Jeddah
    Jeddah: Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi melacak orangtua dari bocah warga negara Indonesia (WNI) yang ditelantarkan di Jeddah. Tim mengetahui orangtua korban dengan inisial NAH.

    Baca: Bocah WNI Berusia 7 Tahun Dilantarkan di Jeddah Oleh Orangtuanya.

    “Dari hasil penelusuran, Tim KJRI Jeddah mendapati NAH berangkat kembali ke luar negeri pada 9 Oktober 2019, berbekal paspor yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Semarang,” ujar pihak KJRI Jeddah, dalam pernyataan yang diterima Medcom.id, Rabu 25 November 2020.

    “Atas bantuan dan kerja sama baik Dinas Tenaga Kerja Pemda Pekalongan, Tim KJRI Jeddah berhasil menghubungi keluarga NAH,” jelas pihak KJRI.

    Bocah berinisial ‘MR’ itu tiba di Jakarta, Selasa, 24 November 2020, didampingi oleh Pelaksana Fungsi Konsuler-4, Upi Dewi Marciana. Bocah malang yang lahir dari perkawinan campuran, ibu WNI dan ayah berwarga negara Pakistan ini, akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga ibunya melalui Direktorat PWNI dan BHI dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak.

    Kasus anak ditelantarkan ini bukan yang pertama kali terjadi. Sejumlah kasus serupa juga pernah ditangani oleh KJRI Jeddah.

    Oleh karena itu, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono, mengajak setiap WNI untuk menyadari keberadaannya dan menghormati hukum yang berlaku di negara tempat dia tinggal.

    “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati adat-istiadat, peraturan dan ketentuan dari negara setempat. Pandai membawa diri dan selalu jaga perilaku. Jangan sampai hanya gara-gara perilaku negatif seseorang, semua kena getahnya. Nama baik bangsa dan negara ikut dibawa-bawa,” pesan Konjen Eko Hartono pada setiap pertemuan dengan warga.

    Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, bocah malang tersebut berada dalam pengasuhan seorang WNI perempuan berinisial HML semenjak ditinggal ibunya. HML sempat ditangkap aparat keamanan karena pelanggaran keimigrasian dan membawa anak orang lain tanpa dokumen kependudukan yang sah.

    Kini HML yang mengasuh MR berhasil dibebaskan KJRI Jeddah dari penjara. Perempuan asal Jawa Timur ini akhirnya dibantu kepulangannya oleh KJRI ke tanah air pada 2 November 2020.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id