ISIS Serang Kabul saat Pompeo Hendak Temui Delegasi Taliban

    Willy Haryono - 22 November 2020 16:03 WIB
    ISIS Serang Kabul saat Pompeo Hendak Temui Delegasi Taliban
    Sejumlah aparat keamanan berpatroli di salah satu sudut kota Kabul, Afghanistan. (AFP/STR)
    Kabul: Serangan mortir mengenai sebuah area permukiman warga di Kabul, Afghanistan, yang berujung pada tewasnya delapan orang pada Sabtu, 21 November. Serangan terjadi beberapa jam sebelum Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo hendak mengikuti dialog damai antara Afghanistan dan kelompok militan Taliban di Doha, Qatar.

    Diklaim kelompok militan Islamic State (ISIS), serangan terbaru di Kabul ini juga melukai 31 orang.

    Aksi terbaru ISIS terjadi saat Pompeo mengatakan kepada perwakilan pemerintah Afghanistan bahwa AS akan "duduk mengawasi dan membantu sebisa mungkin" dalam mendorong kesuksesan dialog damai dengan Taliban.

    Dilansir dari New York Post pada Minggu, 22 November 2020, satu dari 23 mortir mengenai kompleks Kedutaan Besar Iran di Kabul. Tidak ada satu orang pun yang terluka, namun bangunan utama di kompleks tersebut rusak.

    Menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, setidaknya 31 orang terluka dalam serangan mortir tersebut. Grup ISIS lokal kemudian mengklaim serangan tersebut, yang ditujukan kepada Green Zone di Kabul.

    Green Zone merupakan sebuah wilayah tempat berdirinya sejumlah gedung kedutaan besar, istana kepresidenan, dan kompleks militer Afghanistan.

    Sejumlah foto dan video di media sosial memperlihatkan beberapa bangunan yang rusak terkena roket. Dari beberapa bangunan, terdapat satu kompleks medis berukuran besar.

    Aksi kekerasan di Afghanistan terjadi dalam beberapa pekan dan bulan terakhir, meski delegasi Taliban dan Afghanistan sedang terlibat dialog damai di Doha, Qatar.

    Baca:  Rangkaian Serangan Roket di Kabul Tewaskan 3 Orang
     
    Taliban telah berjanji tidak akan menyerang area-area urban di bawah perjanjiannya dengan Amerika Serikat. Namun pemerintah Afghanistan menyalahkan Taliban atas serangkaian serangan terbaru di Kabul dan area lainnya belakangan ini.
     
    Dialog damai Taliban dan Afghanistan telah berlangsung sejak September, namun hingga kini belum ada hasil berarti.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id