PM dan Menhan Israel Buru Pelaku Penembakan di Tepi Barat

    Willy Haryono - 03 Mei 2021 16:18 WIB
    PM dan Menhan Israel Buru Pelaku Penembakan di Tepi Barat
    PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto: AFP



    Tepi Barat: Sekelompok warga Palestina yang diduga bersenjata melepaskan tembakan di persimpangan yang sibuk Tepi Barat. Insiden ini melukai tiga warga Israel.

    "Sebuah kendaraan mencurigakan tiba di persimpangan dan menembak ke arah warga sipil Israel yang hadir di tempat kejadian," kata militer dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip The National, Senin 3 Mei 2021.






    Baca: Seorang Perempuan Palestina Tewas Ditembak di Tepi Barat.

    "Pasukan IDF (tentara) menanggapi dengan tembakan ke arah kendaraan mencurigakan yang melarikan diri dari tempat kejadian," tambahnya.

    Layanan medis darurat Israel Magen David Adom mengatakan, pihaknya merawat tiga orang berusia 20-an dan mengevakuasi mereka ke rumah sakit. Satu orang korban diketahui dalam kondisi kritis.

    Ketiganya diidentifikasi oleh pejabat sebagai siswa dari seminari agama di pemukiman terdekat Itamar. “Tentara Israel sedang mencari pelaku bersenjata itu. Mereka diketahui menembak dari sebuah mobil di dekat pemukiman Yahudi sebelum melarikan diri,” kata pihak militer.

    Ketegangan meningkat di Tepi Barat dan Yerusalem selama Ramadan. Keadaan ini memuncak dengan beberapa hari bentrokan di dekat Kota Tua Yerusalem antara polisi Israel dan Palestina terkait akses ke tempat pertemuan malam hari yang populer.

    Tentara mengatakan, pasukannya telah memblokir rute dan mengejar para penyerang. “Pasukan keamanan tidak akan beristirahat sampai mereka menangkap para pelaku di balik serangan itu,” kata kantor Menteri Pertahanan Israel Beny Gantz dalam sebuah pernyataan.

    Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan: "Kami tidak akan membiarkan terorisme mengangkat kepalanya dan kami akan menyerang musuh kami dengan kekerasan."

    Tidak ada kelompok Palestina yang mengklaim penembakan itu, tetapi Yigal Dilmoni, kepala dewan pemukim Yesha, menyalahkan "Otoritas Palestina dan rekan di Hamas.

    Tentara Israel mengatakan akan mengirim pasukan tambahan ke Tepi Barat menyusul "penilaian situasional".

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id