Houthi Klaim Serang Bandara Internasional Abha di Arab Saudi

    Willy Haryono - 10 April 2021 19:04 WIB
    Houthi Klaim Serang Bandara Internasional Abha di Arab Saudi
    Sekelompok pendukung Houthi menaiki truk dalam parade di kota Sanaa, Yaman. (AFP)



    Sanaa: Pemberontak Houthi asal Yaman mengklaim telah menyerang sebuah bandara di wilayah barat daya Arab Saudi pada Jumat kemarin. Melalui Twitter, Houthi menyebut serangan dilakukan dengan menggunakan pesawat tanpa awak alias drone tipe Qasef-2K.

    "Sebuah titik sensitif di Bandara Internasional Abha telah diserang," ujar juru bicara Houthi, Yahya Sarei, dikutip dari laman Yeni Safak pada Sabtu, 10 April 2021.

     



    Sarei mendeskripsikan serangan tersebut sebagai "respons sah" atas meningkatnya aksi bermusuhan Arab Saudi terhadap Houthi.

    Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman mengonfirmasi terjadinya serangan di Abha. Koalisi mengaku telah berhasil menghancurkan drone Houthi yang sempat terbang ke arah Khamis Mushait.

    "Houthi telah melakukan kejahatan perang dengan menyerang ruang-ruang milik warga sipil," ungkap pernyataan koalisi Arab Saudi.

    Bandara Internasional Abha berlokasi sekitar 20 kilometer dari provinsi Khamis Mushait.

    Sejak 2014, Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa dan beberapa wilayah lainnya di Yaman. Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi pun terusir ke kota Aden, sebelum akhirnya memilih memimpin negeri dari Arab Saudi.

    Arab Saudi dan beberapa mitranya telah mendukung pemerintahan Hadi sejak Maret 2015.

    Belum lama ini, Arab Saudi telah menawarkan proposal perdamaian untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Yaman. Rencana perdamaian Arab Saudi juga dinilai sejalan dengan upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama ini yang dilakukan Utusan Khusus untuk Yaman, Martin Griffiths.

    Puluhan ribu orang tewas dalam konflik berkepanjangan tersebut, yang juga membuat sekitar 21 juta warga Yaman membutuhkan bantuan dan perlindungan darurat. PBB menyebut konflik Yaman telah memicu krisis kemanusiaan terbesar di era modern.
     
    Pemerintah Yaman menyambut baik rencana perdamaian Arab Saudi, sementara Houthi cenderung bersikap skeptis. Perdana Menteri Yaman Maeen Abdulmalik mengatakan bahwa tawaran rencana perdamaian yang disodorkan Arab Saudi untuk menyelesaikan konflik Yaman akan memperlihatkan sifat asli Houthi.

    Baca:  PM Yaman: Tawaran Damai Saudi akan Perlihatkan Sifat Asli Houthi

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id