Dengar Suara Sepatu, Putri Latifa Gagal Kabur

    Marcheilla Ariesta - 18 Februari 2021 21:20 WIB
    Dengar Suara Sepatu, Putri Latifa Gagal Kabur
    Putri Latifa dari Dubai ceritakan saat ia disekap. Foto: BBC.



    Dubai: Putri Latifa binti Mohammed al-Maktoum, anak penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum menjadi viral setelah videonya yang mengatakan dia disekap terungkap ke publik. Hal ini menguak kembali kisahnya saat gagal melarikan diri dari keluarganya.

    Pada 2018, sang putri berusaha melarikan diri namun gagal. Kabarnya belum diketahui hingga pesan videonya muncul pekan ini.




    "Saya dapat mendengar sepatu bot berat, dan orang-orang berteriak serta (ada) tembakan. Dan tidak ada kru yang mengenakan sepatu bot. Jadi saya tahu bahwa seseorang telah naik dan suara tembakan terdengar sangat dekat," katanya dalam pesan video sebelumnya yang dirilis Sky News.

    Ia berusaha melarikan diri dari keluarganya tiga tahun lalu dengan mencoba berlayar melintasi Samudra Hindia. Namun hal ini gagal dilakukan.

    Putri Latifa malah dibawa kembali ke Dubai. Keluarganya mengatakan pemulangan kembali Latifa sebagai misi penyelamatan setelah ia ditipu penjahat yang mencari uang.

    Ayahnya sebelumnya mengatakan dia sehat dan aman. Keluarga tersebut mengatakan mereka ingin menjaga privasinya.

    Setelah dibawa kembali ke Dubai, Latifa ditahan di sela penjara dan kemudian vila kerajaan. Vila tersebut hanya memiliki satu jendela dengan jeruji dan dikelilingi penjaga.

    Sky News, Kamis, 18 Februari 2021 melaporkan Latifa disandera di vila yang berada dekat tempat wisata populer, Pantai Jumeirah.

    Saat berada di kompleks kerajaan, sebuah telepon diselundupkan oleh teman-temannya. Pada musim semi dan musim panas 2019, Sky News dapat mengajukan pertanyaan dan menerima pesan video ini kembali.

    Baca juga: Urutan Peristiwa Putri Latifa yang Disekap di Dubai

    Dalam video yang dirilis pada hari Rabu, Putri Latifa, mengenang saat dia tahu upayanya untuk mendapatkan kebebasan telah gagal.

    "Itu sangat menakutkan. Dalam pikiran saya, saya berasumsi bahwa seseorang mencoba menembak untuk melindungi kami dan kemudian mereka ditembak," serunya.

    Ia dan sahabatnya, Tiina Jauhiainen saat itu tengah bersiap tidur ketika 'pertempuran' terjadi.

    "Kami menutup pintu kamar, kami mematikan lampu, dan kemudian kami pergi ke kamar mandi. Di sana kami mengunci diri karena tidak ada tempat lain bagi kami untuk pergi dan karena semua orang tahu itu (penembakan) datang dari atas," tuturnya.

    Ruangan tempat kedua wanita itu bersembunyi dipenuhi asap, memaksa mereka naik ke lantai atas di mana mereka dihadapkan oleh pria bersenjata.

    "Kami naik dan mereka semua mengarahkan senjatanya ke arah kami ... Saya terus berkata 'Anda tidak bisa membawa saya kembali, saya ingin suaka dan kami berada di perairan internasional. Anda tidak bisa, Anda tidak bisa menculik saya. '. Tak satu pun dari mereka peduli, " kata Putri Latifa.

    Dalam video tersebut, dia mengatakan bahwa dia disuntik tiga kali dengan obat penenang, tetapi dia terus berjuang. "Mereka menempatkan saya di atas tandu, mengikat kaki saya dan mengikat saya di tandu. Dan kemudian mereka membawa tandu itu," ungkapnya.

    "Dan saat mereka menggendong saya, tepat di tangga jet pribadi, saya pingsan, seperti kehilangan kesadaran. Yang saya ingat hanya goyang dan melihat tangga," imbuhnya.

    Setelah kembali ke tanah Dubai, dia dibawa ke penjara Al Awir. Dia menggambarkan sel tempatnya ditawan. Menurutnya, dua polisi perempuan selalu duduk di sofa depan tempat tidur.

    "Setiap delapan jam sekali mereka berganti. Mereka terus mengobrol," ujarnya.

    Akibat video yang viral tersebut, penyekapannya mendapat perhatian dari Inggris. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan akan membentu proses penyelidikan atas nasib Putri Latifa

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pemerintahannya akan memantau penyelidikan tersebut. Sementara itu, Amnesty International menyebut video itu "mengerikan" dan mengatakan "sangat mengkhawatirkan keselamatan dari Putri Latifa.”


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id