Uni Emirat Arab Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

    Fajar Nugraha - 14 Agustus 2020 08:06 WIB
    Uni Emirat Arab Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
    Bendera Uni Emirat Arab (UEA) terpampang di pusat kota Tel Aviv, Israel sebagai tanda pembukaan hubungan diplomatik. Foto: AFP


    "Israel mendapat imbalan karena tidak menyatakan secara terbuka apa yang telah dilakukannya terhadap Palestina secara ilegal dan terus-menerus sejak awal pendudukan," tulis pejabat senior Palestina Hanan Ashrawi, dalam Twitter.

    “UEA kesepakatan / normalisasi rahasia dengan Israel. Tolong jangan membantu kami. Kami bukan daun ara bagi siapa pun!" dia menulis.

    Kelompok Hamas, yang mengontrol Jalur Gaza, menyebut kesepakatan oleh Emirat sebagai "penikaman di belakang rakyat kami."

    Pernyataan bersama dari AS, UEA dan Israel mengatakan delegasi akan bertemu dalam beberapa minggu mendatang untuk menandatangani kesepakatan penerbangan langsung, keamanan, telekomunikasi, energi, pariwisata dan perawatan kesehatan. Kedua negara juga akan bermitra dalam memerangi pandemi virus korona.

    "Membuka hubungan langsung antara dua masyarakat paling dinamis di Timur Tengah dan ekonomi maju akan mengubah kawasan dengan memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan inovasi teknologi, dan menjalin hubungan orang-ke-orang yang lebih dekat," kata pernyataan Trump, Netanyahu, dan Putra Mahkota Abu Dhabi Pangeran Mohammed bin Zayed Al Nahyan, penguasa di UEA.

    Dikatakan bahwa para pemimpin melakukan panggilan komunikasi tiga arah untuk membahas kesepakatan itu.

    Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut kesepakatan itu sebagai "pencapaian luar biasa bagi dua negara bagian yang paling condong ke depan, secara teknologi maju, dan mencerminkan visi regional bersama mereka tentang kawasan yang terintegrasi secara ekonomi".

    Di antara negara-negara Arab, hanya Mesir dan Yordania yang memiliki hubungan diplomatik aktif dengan Israel. Mesir membuat kesepakatan damai dengan Israel pada 1979, diikuti oleh Yordania pada 1994. Mauritania mengakui Israel pada 1999, tetapi kemudian mengakhiri hubungan pada 2009 karena perang Israel di Gaza pada saat itu.


    (FJR)
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    BACA JUGA

    MORE

    BERITA LAINNYA

    BERITA INTERNASIONAL

    MORE

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id