PM Israel Dikarantina Setelah Ajudan Positif Korona

    Marcheilla Ariesta - 30 Maret 2020 21:17 WIB
    PM Israel Dikarantina Setelah Ajudan Positif Korona
    PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)
    Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikarantina setelah seorang ajudannya, Rivka Paluch, positif terjangkit covid-19 (korona). Beberapa penasihat Netanyahu juga ikut dikarantina.

    "Perdana Menteri memutuskan mengisolasi diri sampai hasil tesnya keluar," kata Kantor Perdana Menteri dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 30 Maret 2020.

    Media lokal mengabarkan ini kali kedua Netanyahu dites virus korona. Kabar ini meningkatkan kekhawatiran Netanyahu mungkin sudah terinfeksi covid-19 setelah sempat bertemu Paluch, Kamis, 26 Maret 2020.

    (Baca: Ajudan PM Israel Positif Korona)

    Paluch, ajudan PM Netanyahu untuk urusan kelompok ultra-ortodoks di Israel, dinyatakan positif covid-19 setelah suaminya dibawa ke rumah sakit akibat terjangkit virus tersebut. Paluch membantah melakukan kontak jarak dekat saat bertemu PM Netanyahu di gedung parlemen Israel atau Knesset.

    Ia juga ragu telah menularkan covid-19 ke orang lain. Pemimpin kubu oposisi Israel, Benny Gantz, juga berpotensi diisolasi karena pernah berdialog dengan PM Netanyahu akhir pekan kemarin.

    Data terbaru Universitas Johns Hopkins mencatat total kasus covid-19 di Israel telah melampaui 4.300 orang per Senin, 30 Maret 2020. Sebanyak 15 orang meninggal dan 134 orang sembuh.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id