Populer Internasional: Yordania Tahan Pejabat hingga Perluasan Terusan Suez

    Willy Haryono - 04 April 2021 11:35 WIB
    Populer Internasional: Yordania Tahan Pejabat hingga Perluasan Terusan Suez
    Raja Yordania Abdullah II dalam sebuah acara di Strasbourg, Prancis pada 15 Januari 2020. (Frederick FLORIN / AFP)



    Amman: Pemerintah Yordania menahan sejumlah pejabat tinggi sebagai bagian dari operasi menjaga keamanan dan stabilitas dari gerakan yang dilakukan pihak tertentu. Kabar ini menjadi berita terpopuler di kanal internasional pada Minggu, 4 April 2021.

    Dua berita terpopuler lainnya adalah Pangeran Yordania yang mengaku menjadi bagian dari penahanan dan wacana Pemerintah Mesir untuk memperluas serta memperlebar Terusan Suez.






    Berikut selengkapnya:

    1. Yordania Tahan Sejumlah Pejabat Tinggi atas Alasan Keamanan

    Basem Ibrahim Awadallah, orang kepercayaan raja Yordania yang menjadi Menteri Keuangan, dan juga Sharif Hassan bin Zaid yang merupakan anggota keluarga kerajaan, telah ditahan bersama beberapa tokoh lainnya. Penahanan yang diperintahkan Raja Abdullah II dilakukan usai dilaksanakannya sejumlah pertemuan, yang kemudian dieksekusi "atas alasan keamanan."

    Kepala Staf Gabungan Yordania Mayor Jenderal Yousef Huneiti menekankan bahwa semua langkah telah dilakukan sesuai dengan hukum, dan setelah dilakukannya investigasi komprehensif. Ia juga menegaskan bahwa "tidak ada satu orang pun yang berada di atas hukum."

    Apa yang sebenarnya terjadi di Yordania? Cek selengkapnya di sini.

    2. Pangeran Yordania Mengaku Dijadikan Tahanan Rumah

    Mantan putra mahkota Yordania mengaku telah dijadikan tahanan rumah sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam membungkam suara kritik. Dalam sebuah video yang diserahkan kepada media BBC oleh pengacaranya, Pangeran Hamzah bin Hussein, adik dari Raja Abdullah II, menuduh kepemimpinan Yordania korup dan tidak kompeten.

    Langkah penahanan dilakukan usai Pangeran Hamzah mengunjungi pemimpin sejumlah suku di Yordania. Sejauh ini, ia membantah tuduhan berusaha menggoyang stabilitas Yordania atau ikut serta dalam konspirasi apapun.

    Apa pernyataan Pangeran Hamzah atas penahanan ini? Cek selengkapnya di sini.

    3. Mesir Pertimbangkan Perluas Terusan Suez

    Pemerintah Mesir mempelajari perluasan Terusan Suez untuk menghindari terulangnya insiden kapal Ever Given, yang sempat menghalangi pelayaran ratusan kapal di salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia itu. Namun kedalaman Terusan Suez di angka 24 meter dinilai tidak perlu ditambah.

    Jika rencana perluasan ini dilakukan, maka navigasi di Terusan Suez dapat tetap berlanjut meski insiden serupa terulang.

    Berapa sebenarnya panjang Terusan Suez? Cek selengkapnya di sini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id