Iran Mulai Prosesi Pemakaman Ilmuwan Nuklir yang Terbunuh

    Fajar Nugraha - 30 November 2020 18:10 WIB
    Iran Mulai Prosesi Pemakaman Ilmuwan Nuklir yang Terbunuh
    Peti mati yang membawa ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh. Foto: AFP
    Teheran: Iran memulai pemakaman untuk ilmuwan yang terbunuh. Ilmuwan ini dianggap sebagai tokoh penting yang mendirikan program nuklir Iran di awal tahun 2000-an.

    TV pemerintah menyiarkan upacara Senin yang menampilkan peti mati Mohsen Fakhrizadeh. Seorang penjaga kehormatan membawanya ke podium tempat para qari membaca Alquran di area luar ruangan Kementerian Pertahanan di ibu kota Iran, Teheran.

    Baca: Iran Janjikan PM Israel Respons Keras atas Kematian Fakhrizadeh.

    Para pejabat, termasuk Menteri Pertahanan Jenderal Amir Hatami, menghadiri upacara tersebut. Dia duduk terpisah satu sama lain dan mengenakan masker karena pandemi virus korona.

    Pemakaman berlangsung dengan penyanyi religius yang memuji Fakhrizadeh dan menyinggung kemartiran Imam Hossein, tokoh suci abad ke-7 yang menjadi inspirasi Muslim Syiah.

    Sebuah tampilan besar menunjukkan gambar Fakhrizadeh di sebelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, serta mantan jenderal tinggi Qasem Soleimani, yang tewas dalam serangan udara Januari oleh AS di Baghdad.

    “Pemakaman itu tidak dibuka untuk umum untuk menjaga protokol kesehatan atas pandemi virus korona,” menurut kementerian pertahanan, seperti dikutip Al Arabiya, Senin 30 November 2020.

    Baca: Ayatollah Ali Khamenei Mengancam, Kedubes Israel Siaga Keamanan.

    Fakhrizadeh tewas dalam penyergapan gaya militer Jumat di pinggiran Teheran. Saksi dilaporkan melihat bom truk meledak dan orang-orang bersenjata melepaskan tembakan ke arah ilmuwan tersebut.

    Iran menyalahkan Israel atas serangan itu. Israel, yang telah lama dicurigai membunuh ilmuwan nuklir Iran selama dekade terakhir, menolak berkomentar tentang pembunuhan itu.

    Insiden penyerangan ini dikecam oleh berbagai pihak. Dikhawatirkan perkembangan yang terbaru kali ini bisa memperburuk situasi di kawasan Timur Tengah saat ini.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id