Israel Tuduh Sekolah PBB di Palestina Lakukan Penghasutan

    Fajar Nugraha - 22 Oktober 2020 10:07 WIB
    Israel Tuduh Sekolah PBB di Palestina Lakukan Penghasutan
    Anak-anak di Palestina terancam tidak sekolah akibat pendanaan UNRWA yang kurang. Foto: Middle East Eye
    Tel Aviv: Israel melakukan serangannya terhadap sekolah di Palestina yang dioperasikan PBB. Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menuduh lembaga PBB itu menggunakan kurikulum untuk menghasut melawan Israel.

    Serangan ini merupakan langkah terbaru dalam kampanye panjang melawan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

    Dalam diskusi dengan Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, Erdan mengatakan bahwa badan tersebut mengizinkan penghasutan di fasilitasnya, termasuk dalam kurikulum sekolahnya.

    Erdan menuntut agar badan PBB “menghentikan hasutan dan antisemitisme di sekolah-sekolah UNRWA dan secara terbuka berjanji untuk menghilangkan infrastruktur teroris di gedung-gedungnya”.

    Erdan mengklaim bahwa UNRWA tidak berusaha untuk mengintegrasikan pengungsi Palestina dalam yurisdiksi Otoritas Palestina (PA), atau di negara-negara Arab yang menampung mereka. Sehingga memperpanjang konflik dan karena itu tidak memiliki ‘legitimasi’.

    Selama lebih dari 70 tahun, UNRWA telah memainkan peran integral dalam kehidupan pengungsi Palestina. Terutama pengungsi yang berada di dalam wilayah Palestina yang diduduki dan negara-negara tetangga. UNRWA menyediakan layanan penting seperti pendidikan, perawatan kesehatan, dan pekerjaan.

    Menanggapi Erdan, Lazzarini mengatakan bahwa UNRWA sedang mengembangkan program yang akan mengkaji isi kurikulum yang diajarkan di sekolah-sekolah Palestina dan akan menyerahkan temuan dan rekomendasinya kepada kepala badan tersebut.

    700 sekolah UNRWA

    Seorang Juru Bicara UNRWA, Sami Mshasha, mengatakan bahwa komentar Lazzarini telah diambil di luar konteks oleh media Israel. Mereka mengatakan bahwa masalah apa pun yang dihadapi badan tersebut ditinjau dalam protokol kerja UNRWA.

    Mshasha menambahkan, peninjauan kurikulum secara berkala dilakukan dengan berkoordinasi dengan pejabat tinggi di Kementerian Pendidikan Palestina. Ini bukan pertama kalinya Israel menargetkan UNRWA terkait dengan isi kurikulum, kata Mshasha.

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id