Arab Saudi Izinkan Umrah Hanya untuk Orang yang Sudah Divaksinasi

    Marcheilla Ariesta - 06 April 2021 08:59 WIB
    Arab Saudi Izinkan Umrah Hanya untuk Orang yang Sudah Divaksinasi
    Sejumlah orang menunaikan ibadah salat di Makkah pada 1 November 2020. (AFP)



    Riyadh: Otoritas Arab Saudi mengatakan, hanya orang yang sudah divaksinasi Covid-19 yang boleh melakukan ibadah umrah tahun ini. Pernyataan disampaikan Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi pada Senin, 5 April 2021.

    Arab Saudi menyebut syarat untuk umrah ini juga meliputi tiga kategori.






    "Yakni mereka yang telah menerima dua dosis vaksin, yang telah mendapat dosis tunggal setidaknya dalam 14 hari, dan mereka yang telah sembuh dari infeksi," tutur kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

    Dilansir dari laman AFP pada Selasa, 6 April 2021, sejauh ini Arab Saudi hanya akan memberikan izin umrah kepada orang dari tiga kategori tersebut.

    Baca:  Arab Saudi Tak Izinkan Jamaah di Atas 70 Tahun Ibadah Umrah

    Selain itu, Arab Saudi berencana meningkatkan kapasitas operasional Masjidil Haram selama Ramadan sesuai protokol dan pembatasan Covid-19. Kondisi yang sama juga diterapkan untuk Masjid Nabawi di kota suci Madinah.

    Kebijakan terbaru akan dimulai bersamaan dengan awal Ramadan bulan ini. Namun, Arab Saudi tidak menyampaikan hingga kapan kebijakan ini berlangsung, dan apakah akan tetap berlaku hingga musim Haji mendatang.

    Arab Saudi telah melaporkan lebih dari 393.000 kasus infeksi dan 6.700 kematian akibat Covid-19. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan bahwa sejauh ini pihak kerajaan telah memberikan lebih dari lima juta dosis vaksin Covid-19 kepada warga, di sebuah negara dengan total populasi lebih dari 34 juta.

    Bulan lalu, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengganti Menteri Haji, beberapa bulan usai kerajaan mengelar ibadah haji terkecil dalam sejarah modern karena adanya pandemi Covid-19. Mohammad Benten didepak dari posisinya dan diganti oleh Essam bin Saeed.

    Ibadah Haji tahun lalu hanya diikuti sekitar 10 ribu Muslim yang tinggal di Arab Saudi. Angka tersebut jauh dari 2,5 juta pada satu tahun sebelumnya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id