comscore

Uni Emirat Arab Tangguhkan Rencana Pembelian Jet F-35 dengan AS

Marcheilla Ariesta - 15 Desember 2021 13:54 WIB
Uni Emirat Arab Tangguhkan Rencana Pembelian Jet F-35 dengan AS
Pesawat jet tempur F-35 Lighting II buatan Lockheed Martin. (Fabrice COFFRINI / AFP)
Abu Dhabi: Uni Emirat Arab (UEA) menangguhkan dialog dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait dengan jet tempur F-35. Penangguhan terjadi karena adanya 'pembatasan operasional kedaulatan.'

Seorang pejabat Uni Emirat Arab mengatakan, diskusi mengenai penjualan - bagian dari kesepakatan USD23 miliar (setara Rp329,3 triliun) - ditahan karena negara tersebut menilai kembali persyaratannya.
"Uni Emirat Arab memberitahu AS bahwa mereka akan menangguhkan diskusi untuk memperoleh F-35," kata pejabat tersebut, dilansir dari The National, Rabu, 15 Desember 2021.

"Persyaratan teknis terkait pembatasan operasional, serta analisis biaya berbanding manfaat, mengarah pada penilaian ulang," lanjut dia.

Pejabat itu mengaku tetap optimistis masalah F-35 ini dapat diselesaikan di masa mendatang.

"Uni Emirat Arab dan AS sedang bekerja menuju pemahaman yang akan membahas kondisi keamanan pertahanan bersama untuk akuisisi," ungkapnya.

"AS tetap menjadi penyedia pilihan UEA untuk persyaratan pertahanan lanjutan dan diskusi untuk F-35 dapat dibuka kembali di masa depan," imbuh pejabat tersebut.

Sementara itu, pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden akan tetap berkomitmen untuk penjualan tersebut.

"Pemerintahan Biden-Harris tetap berkomitmen pada usulan penjualan pesawat F-35, (drone) MQ-9B dan amunisi bahkan saat kami melanjutkan konsultasi untuk memastikan bahwa kami memiliki pemahaman bersama yang jelas tentang kewajiban dan tindakan UEA sebelum, selama dan setelah melahirkan," serunya.

"Kami berharap bahwa kami dapat mengatasi setiap masalah yang belum terselesaikan dan kami menantikan Dialog Militer Gabungan AS-UEA akhir pekan ini," kata pejabat tersebut.

Baca:  
Gagal Dapat F-35, Turki Berusaha Datangkan F-16 dari Amerika Serikat

Juru bicara Pentagon, John Kirby menekankan sifat strategis dari hubungan AS-Uni Emirat Arab. Menurutnya, kemitraan kedua negara lebih strategis dan kompleks dari penjualan senjata manapun.

"Kami berkomitmen untuk bekerja dengan UEA untuk menjawab pertanyaan mereka dan kami sehubungan dengan penjualan ini," lanjut Kirby.

Ia menambahkan, bagaimanapun AS bersikeras bahwa masalah persyaratan Undang-undang dan kebijakan sebagai persyaratan pengguna akhir.

Tahun lalu, Kemenlu AS mengumumkan niatnya untuk menjual hingga 50 jet F-35 ke UEA, membuat negara itu dalam perjalanannya untuk menjadi negara Arab pertama yang memperoleh salah satu sistem senjata paling canggih yang pernah dibuat.


Diproduksi oleh Lockheed Martin, F-35 adalah jet tempur siluman generasi terbaru Amerika. Penjualan 50 jet ini bernilai USD10,4 miliar (sekitar Rp149 triliun).

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id