Biden Nilai Trump Pantas Didiskualifikasi dari Pertarungan Pilpres AS

    Fajar Nugraha - 17 September 2020 06:58 WIB
    Biden Nilai Trump Pantas Didiskualifikasi dari Pertarungan Pilpres AS
    Capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden sebut Donald Trump pantas didiskualifikasi. Foto: AFP
    Washington: Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden kembali menyerang Donald Trump dalam upaya mengatasi pandemi virus korona. Biden menyebut Trump pantas didiskualifikasi dalam perebutan pemilu presiden AS tahun ini.

    Joe Biden pada Rabu 16 September 2020 mengatakan bahwa penolakan Presiden Donald Trump untuk mengambil langkah-langkah kunci untuk mengatasi pandemi virus korona, seperti melembagakan pedoman nasional tentang jarak sosial dan pengujian, membuatnya pantas untuk didiskualifikasi dari pertarungan meraih kursi kepresidenan November mendatang.

    Mantan Wakil Presiden AS itu juga menuduh Trump mempolitisasi proses pengembangan vaksin. Biden tidak mempercayai pernyataan publik oleh Presiden Trump pada 15 September yang menyebutkan bahwa vaksin covid-19 akan selesai beberapa minggu.

    Apakah pemerintahan Trump dapat mempercepat vaksin yang aman untuk diproduksi secara luas telah menjadi titik fokus kampanye pemilu 2020, di mana jajak pendapat menunjukkan Biden memimpin dari Trump.

    "Tanggung jawab pertama presiden adalah melindungi rakyat Amerika, dan dia tidak akan melakukannya. Dan itu benar-benar mendiskualifikasi," kata Biden kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Kamis 17 September 2020

    “Jelas sekali kurangnya keseriusan Trump dalam menangani pandemi,” tegas Biden.
     


    Berbicara setelah menerima pengarahan oleh para ahli kesehatan masyarakat, Biden membahas bagaimana vaksin covid-19 akan membantu kehidupan Amerika kembali normal. Tetapi mengatakan prosesnya harus dipandu oleh sains dan keamanan, bukan politik.

    "Jadi biar saya perjelas: Saya percaya vaksin, saya percaya ilmuwan, tapi saya tidak percaya Donald Trump. Saat ini rakyat Amerika juga tidak bisa,” tutur Biden.

    Biden telah menekankan bahwa dia mendukung peluncuran cepat vaksin, tetapi hanya jika terbukti aman dan efektif, jika ada transparansi penuh mengenai ilmu pekerjaan, dan jika didistribusikan "secara adil."

    Vaksin 2021


    Dengan Trump bersikeras bahwa vaksin sekarang tinggal "beberapa minggu" lagi, seorang ahli kesehatan terkemuka di pemerintahannya sendiri memperingatkan Rabu bahwa vaksin untuk penggunaan publik secara luas tidak akan tersedia hingga pertengahan 2021 paling cepat.

    Para ahli mengatakan vaksin virus corona adalah salah satu cara terbaik untuk menghentikan pandemi yang telah menewaskan lebih dari 196.000 orang Amerika.

    Trump mempercepat prediksinya sendiri yang sudah optimis, dengan mengatakan vaksin mungkin tersedia bahkan sebelum pemilihan presiden 3 November.

    "Kami dalam beberapa minggu untuk mendapatkannya, Anda tahu - bisa jadi tiga minggu, empat minggu," katanya pada sesi tanya jawab balai kota dengan pemilih di Pennsylvania yang disiarkan di ABC.

    Hanya beberapa jam sebelumnya, berbicara kepada Fox News, Trump mengatakan vaksin bisa dihasilkan "empat minggu, bisa delapan minggu."
     


    Tetapi direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Robert Redfield bersaksi di depan Kongres Rabu bahwa vaksin apa pun tahun ini tidak akan digunakan secara luas.

    "Saya pikir akan ada vaksin yang awalnya akan tersedia antara November dan Desember, tetapi pasokan sangat terbatas dan harus diprioritaskan," katanya kepada panel Senat.

    "Jika Anda bertanya kepada saya kapan akan tersedia secara umum untuk publik Amerika sehingga kita dapat mulai memanfaatkannya agar warga kembali ke kehidupan biasa, saya perkirakan akan tersedia para kuartal ketiga 2021,” tegas Redfield.

    Partai Demokrat telah menyatakan keprihatinannya bahwa Trump menekan regulator kesehatan pemerintah dan ilmuwan untuk menyetujui vaksin yang dipercepat pada waktunya untuk membantu upayanya untuk terpilih kembali. Trump juga menimbulkan pertanyaan ketika ditanya mengapa dia meremehkan seberapa parah pandemi di bulan-bulan awal.

    "Saya tidak meremehkannya. Saya sebenarnya, dalam banyak hal, meningkatkannya dalam hal aksi pencegahan,” tutur Trump.

    Tetapi Trump sendiri mengatakan kepada jurnalis Bob Woodward selama wawancara yang direkam bahwa dia sengaja memutuskan untuk "mengecilkannya" untuk menghindari kekhawatiran orang Amerika.


    (FJR)
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id