Bom Tewaskan Tiga Orang di Kabul, Satu di Antaranya Jubir

    Willy Haryono - 10 Januari 2021 20:03 WIB
    Bom Tewaskan Tiga Orang di Kabul, Satu di Antaranya Jubir
    Pasukan keamanan bersiaga di lokasi serangan bom di Kabul, Afghanistan pada 20 Desember 2020. (AFP)
    Kabul: Ledakan bom di Kabul, Afghanistan, menewaskan setidaknya tiga orang yang berada di dalam satu kendaraan pada Minggu, 10 Januari 2021. Ledakan ini merupakan aksi kekerasan terbaru di ibu kota Afghanistan di saat perwakilan pemerintah dan kelompok militan Taliban melanjutkan dialog damai di Qatar.

    Tariq Arian, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, mengatakan bahwa jubir pasukan perlindungan publik pemerintah merupakan satu dari tiga korban tewas.

    Jubir tersebut diketahui bernama Zia Wadan. Ia merupakan pejabat di Pasukan Perlindungan Publik Nasional, yang merupakan badan keamanan di bawah Kemendagri Afghanistan.

    Pasukan Perlindungan Publik Nasional bertugas mengerahkan aparat keamanan ke sejumlah organisasi internasional di seantero Afghanistan.

    Baca:  Empat Dokter Tewas dalam Ledakan di Kabul Afghanistan

    "Wadan dan kedua koleganya tewas dalam ledakan yang terjadi di wilayah timur ibu kota pada pagi hari," kata Arian kepada awak media, dikutip dari laman Al Jazeera.

    "Sebuah kendaraan yang dinaiki Zia Wadan menjadi target serangan IED. Alhasil, Wadan dan dua koleganya tewas," sambung dia. IED merujuk pada Improvised Explosive Device atau bom rakitan.

    Satu orang dilaporkan terluka dalam ledakan tersebut. Sejauh ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru di Kabul.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id