comscore

Uni Emirat Arab Larang Penerbangan Drone Usai Serangan Houthi

Willy Haryono - 23 Januari 2022 18:03 WIB
Uni Emirat Arab Larang Penerbangan Drone Usai Serangan Houthi
Pemandangan salah satu sudut kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (AFP)
Abu Dhabi: Uni Emirat Arab (UEA) melarang penerbangan pesawat nirawak (drone) di seantero negeri usai terjadinya serangan pemberontak Houthi di Abu Dhabi yang menewaskan tiga orang. Larangan ini bertujuan menekan risiko terjadinya serangan serupa.

Mulai Sabtu kemarin, pemilik atau operator drone untuk tujuan rekreasi dapat terancam menghadapi gugatan hukum jika tertangkap tangan menerbangkan objek tersebut di langit UEA.
Dilansir dari Irish Examiner, Minggu, 23 Januari 2022, Kementerian Dalam Negeri UEA memberikan beberapa pengecualian atas larangan ini, termasuk kepada perusahaan yang menerbangkan drone untuk tujuan non-rekreasi.

Sebelum ada larangan ini pun, UEA sudah memberlakukan aturan ketat mengenai penerbangan drone di area-area permukiman dan sekitar bandara. Untuk bisa menerbangkan drone di UEA, seseorang harus mendapat sertifikat dari otoritas penerbangan sipil setempat.

Pekan kemarin, Houthi meluncurkan serangan drone dan rudal yang menghancurkan beberapa truk bahan bakar di Abu Dhabi. Serangan tersebut juga menewaskan tiga orang, yang terdiri dari dua warga India dan satu Pakistan.

Houthi mengklaim penuh serangan tersebut, dengan menyebutnya sebagai balasan atas aktivitas koalisi militer pimpinan Arab Saudi. UEA termasuk dalam koalisi tersebut.

Baca:  Houthi Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Uni Emirat Arab

Sebagai respons atas serangan, koalisi Saudi mulai meningkatkan gempuran udara di sejumlah titik di Yaman, termasuk di provinsi Saada. Dalam serangan di provinsi tersebut, sebuah penjara dikabarkan rata dengan tanah dengan angka kematian melampaui 80 orang.

Koalisi Arab Saudi juga dikabarkan merusak sebuah fasilitas telekomunikasi di kota pelabuhan Hodeida, yang berimbas pada putusnya jaringan internet untuk seluruh wilayah Yaman.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras eskalasi konflik antara koalisi Arab Saudi dan Houthi. Ia meminta pihak-pihak bertikai untuk selalu menghormati aturan kemanusiaan internasional.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id