Sejumlah Faksi Palestina Umumkan Operasi Melawan Israel

    Willy Haryono - 11 Mei 2021 10:55 WIB
    Sejumlah Faksi Palestina Umumkan Operasi Melawan Israel
    Sebuah bendera Palestina berkibar di dekat lokasi latihan militer Hamas dan beberapa faksi lainnya di kota Gaza pada 29 Desember 2020. (MAHMUD HAMS / AFP)



    Gaza: Sejumlah faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan peluncuran gerakan bertajuk Operasi Pedang Al-Quds pada Selasa, 11 Mei 2021. Operasi diluncurkan di tengah ketegangan antara Palestina dan Israel di Yerusalem dalam beberapa hari terakhir.

    Bentrokan di Yerusalem, termasuk di Kompleks Masjid Al-Aqsa, merupakan buntut dari ketegangan antara Israel dan Palestina dalam sebulan terakhir, yang salah satunya dipicu rencana penggusuran di wilayah Sheikh Jarrah.

     



    Ketegangan kedua kubu meningkat menjadi aksi saling serang yang melibatkan peluncuran roket dan serangan udara.

    Baca:  Israel Gempur Jalur Gaza dari Udara, 20 Orang Meninggal

    "Sebagai bagian dari operasi, sebuah kendaraan lapis baja milik pasukan penjajah di Jalur Gaza telah diserang, dan sebuah serangan roket sudah dilakukan di Yerusalem," ucap Kamar Gabungan Operasi Militer untuk Faksi-Faksi Palestina.

    "Sebelumnya kami telah memperingatkan para musuh untuk tidak menyerang situs-situs suci dan masyarakat kami. Tapi mereka terus melanjutkan kebrutalan, jadi ini saatnya untuk membalas," lanjutnya, dikutip dari laman Anadolu Agency.

    Organisasi tersebut mengaku memiliki pengalaman militer dalam melindungi masyarakat. Menurut mereka, senjata terkuat dalam melawan para musuh adalah persatuan masyarakat.

    "Momen di saat para musuh dapat menyerang Al-Aqsa dan Al-Quds begitu saja tanpa tanggung jawab apapun sudah berakhir," ungkapnya.

    Israel menggempur Jalur Gaza dalam merespons peluncuran sejumlah roket dari Gaza. Serangan udara tersebut menewaskan setidaknya 20 orang, termasuk sembilan anak-anak dan seorang komandan senior kelompok Hamas.

    Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Hamas telah melewati batas dengan menembakkan rudal ke arah Yerusalem. Ia pun meresponsnnya dengan serangan udara masif di Gaza.

    Militer Israel melaporkan sekitar 150 roket telah diluncurkan dari Gaza, puluhan di antaranya berhasil dicegat Sistem Pertahanan Udara Kubah Besi.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id