Langgar Aturan Haji, 22 Orang Dihukum Denda oleh Arab Saudi

    Fajar Nugraha - 19 Juli 2021 07:09 WIB
    Langgar Aturan Haji, 22 Orang Dihukum Denda oleh Arab Saudi
    Pelaksanaan haji 2021 yang terbatas sudah dimulai. Foto: AFP



    Mekkah: Sebanyak 22 orang tertangkap melanggar aturan haji. Mereka dihukum denda 10.000 riyal atau sekitar Rp38 juta oleh otoritas haji Arab Saudi.

    Juru bicara resmi Komando Pasukan Keamanan Haji Brigadir Sami al-Shuwairekh meminta semua warga dan penduduk Arab Saudi untuk mengikuti instruksi yang diberlakukan untuk musim haji tahun ini.

     



    “Personel keamanan akan menerapkan peraturan yang ditetapkan untuk orang-orang yang berusaha mencapai tempat Suci, termasuk Mina, Muzdalifah, Arafat dan sekitarnya tanpa izin yang telah disetujui sebelumnya,” ujar Sami al-Shuwairekh, kepada Saudi Press Agency, yang dikutip Al Arabiya, Senin 19 Juli 2021.

    Baca: 46 Ribu Jemaah Haji Tiba di Mina, Saudi Pantau Protokol Kesehatan.

    Haji tahun ini berlangsung di bawah aturan dan peraturan ketat untuk membatasi penyebaran covid-19 selama ibadah haji. Karena itu, hanya 60.000 jemaah yang diterima untuk mengikuti haji tahun ini, yang semuanya harus memenuhi kriteria tertentu pada saat pandemi covid-19.

    Hanya warga dan penduduk yang divaksinasi yang diberi izin untuk melakukan ritual tersebut, dengan jamaah berusia antara 18 dan 65 tahun. Mereka yang mengikuti harus menyertakan tanda bukti tanpa ada yang menderita penyakit kronis dan tidak pernah melakukan haji sebelumnya.

    Mekkah biasanya menyambut lebih dari 2,5 juta Muslim dari seluruh dunia untuk haji. Pada 2020, beberapa bulan setelah awal pandemi, Kerajaan hanya mengizinkan 10.000 orang untuk mengambil bagian dalam ritual tersebut.

    Di waktu normal, ibadah haji biasanya diikuti sekitar 2,5 juta jemaah haji. Sejak Sabtu malam, jamaah telah melakukan tawaf dan kemudian pergi menuju Mina.

    "Sebanyak 46 ribu jemaah telah tiba di Mina," ucap Deputi Menteri Haji dan Umrah Abdelfattah bin Suleiman Mashat kepada kantor berita AFP pada Minggu pagi.
     
    "Jumlah jemaah perempuan yang mengikuti ibadah haji tahun ini melebihi 40 persen," sambungnya.
     
    Mina berada di sebuah lembah yang dikelilingi pegunungan batu. Pada setiap tahunnya, area ini diubah menjadi kamp besar bagi para jemaah haji.
     
    Seperti tahun sebelumnya, ibadah haji tahun ini dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa merebaknya virus korona. Seluruh jemaah terlihat memakai masker saat beribadah, dengan sejumlah petugas memantau ketat kepatuhan mereka semua terhadap prokes.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id