Mantan Menteri Israel Desak Vaksin Covid-19 Dicegah Masuk Gaza

    Willy Haryono - 23 Februari 2021 09:06 WIB
    Mantan Menteri Israel Desak Vaksin Covid-19 Dicegah Masuk Gaza
    Warga Gaza yang disuntik vaksin covid-19 Sputnik V asal Rusia. Foto: AFP



    Tel Aviv: Mantan Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked meminta Pemerintah Israel untuk mencegah warga Palestina di Jalur Gaza menerima vaksin virus korona buatan Rusia. Ini terkait Hamas yang menahan jasad jenazah tentara Israel.

    "Selama mereka tahan tubuh tentara kami, mereka dapat menangani sendiri bahkan bantuan kemanusiaan," kata Shaked di saluran berita Israel Kan 11, merujuk pada otoritas pimpinan Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza.




    Baca: Gaza Terima 20 Ribu Vaksin Sputnik V dari Uni Emirat Arab.

    Hamas memegang mayat dua tentara Israel yang tewas selama operasi militer Israel yang diluncurkan di Jalur Gaza pada 2014. Selain itu Hamas menangkap dua orang Israel lainnya pada September 2014 dan satu lagi pada tahun 2015.

    "Ini memalukan dan memalukan bahwa kami mentransfer vaksin ke Gaza, selama tentara kami dan warga kami ditahan di sana," kata Shaked kepada Kan 11, seperti dikutip Middle East Eye, Selasa 23 Februari 2021.

    Dia tidak mengomentari laporan media tentang Israel yang membeli vaksin Sputnik V covid-19 Rusia dalam jumlah yang tidak diketahui untuk digunakan di Suriah, sebagai imbalan atas pembebasan seorang wanita Israel yang telah melintasi perbatasan ke negara tetangga yang dilanda perang.

    Shaked mengatakan bahwa ada perintah bungkam resmi tentang masalah tersebut.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah laporan ini pada Sabtu malam. Dia mengatakan bahwa vaksin covid-19 Israel bukan bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan (perempuan) dengan Suriah.

    "Tidak ada satu pun vaksin covid-19 Israel yang cocok untuk masalah itu," kata Netanyahu ketika ditanya tentang "kesepakatan rahasia" untuk membebaskan perempuan Israel itu.

    "Kami membawa kembali perempuan muda itu dan saya berterima kasih kepada Presiden (Vladimir) Putin untuk ini, tetapi saya menghormati permintaan Rusia untuk tidak mengatakan apa-apa lagi," kata Netanyahu.

    Kampanye vaksinasi Palestina

    Gaza baru menerima gelombang pertama vaksin pada Minggu. Pihak berwenang di sana telah melaporkan lebih dari 54.460 kasus dan setidaknya 545 kematian sejak dimulainya pandemi.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id