Indonesia-Ethiopia Perlu Tingkatkan Kerja Sama Penelitian

    Fajar Nugraha - 09 Oktober 2020 11:41 WIB
    Indonesia-Ethiopia Perlu Tingkatkan Kerja Sama Penelitian
    Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur (tengah). Foto: KBRI Addis Ababa
    Addis Ababa: Indonesia dan Ethiopia memiliki peluang sangat besar untuk menyelenggarakan program kerja sama di bidang pendidikan antar perguruan tinggi. Kerja sama ini termasuk di bidang pengajaran, pengkajian, pertukaran mahasiswa dan penelitian tentang Islam.

    KBRI Addis Ababa dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, juga akan melakukan kerja sama penelitian dan penerbitan buku dibidang pendidikan.

    Hal itu disampaikan oleh Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika pada kuliah umum virtual yang disampaikan di hadapan sekitar 150 mahasiswa dan dosen UIN Syarif Hidayatullah, Kamis 8 Oktober 2020.

    Kuliah berjudul “Islam dan Masyarakat Muslim di Ethiopia: Sejarah dan Budaya serta Hubungan Bilateral Indonesia-Ethiopia” ini memaparkan peran Ethiopia dalam sejarah Islam. Termasuk juga perkembangan dan situasi terkini masyarakat Muslim di Ethiopia.

    “Ethiopia adalah negeri tujuan hijrah pertama para sahabat Rasulullah atas perintah langsung Nabi Muhammad saw,” kata Al Busyra, dalam kuliah umum itu, yang dilakukan secara virtual.

    “Masyarakat muslim di Ethiopia yang meliputi 33,9 persen dari total penduduk Ethiopia yang berjumlah 112 juta jiwa, memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan dan kemajuan Ethiopia,” ucap Dubes Al Busyra, dikutip dari keterangan tertulis KBRI Addis Ababa, Kamis 8 Oktober 2020.

    Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Amany Lubis, M.A. menyampaikan bahwa sejarah masuknya Islam ke Ethiopia sangat penting untuk diketahui, terutama oleh mahasiswa dan generasi muda lainnya. Amany juga memaparkan sejarah perkembangan Islam di kawasan timur Afrika.

    Penduduk Ethiopia yang mayoritas beragama Kristen Ortodoks (43,5 persen) dikenal sangat religius. Sebuah media Inggris menyebut masyarakat Ethiopia sebagai ’the most religious people in the world’ atau warga paling religius di dunia.

    Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Al Busyra menjelaskan hubungan bilateral Indonesia dan Ethiopia terutama dibidang ekonomi dan sosial budaya.   


    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id