Serangan Udara Israel Gempur Rumah Petinggi Hamas di Gaza

    Willy Haryono - 16 Mei 2021 14:04 WIB
    Serangan Udara Israel Gempur Rumah Petinggi Hamas di Gaza
    Ekskavator membersihkan puing sebuah bangunan yang hancur terkena serangan udara Israel di kota Gaza pada Minggu, 16 Mei 2021. (MOHAMMED ABED / AFP)



    Gaza: Israel mengklaim telah menggempur sebuah rumah milik petinggi kelompok Hamas di Jalur Gaza pada Minggu, 16 Mei 2021. Juru bicara militer Israel Brigadir Jenderal Hidai Zilberman mengatakan bahwa pihaknya telah membidik rumah milik Yehiyeh Sinwar, pemimpin Hamas paling senior di kota Khan Younis.

    Zilberman menyebut Sinwar kemungkinan bersembunyi di rumah tersebut bersama sekelompok eselon tinggi lainnya.

     



    Dilansir dari laman Al Arabiya, militer Israel juga mengaku telah menggempur rumah milik saudara laki-laki Sinwar. Tidak diketahui apakah Sinwar dan saudaranya selamat atau tewas dalam serangan tersebut.

    Hamas dan grup Islamic Jihad menyebutkan ada 20 anggota mereka yang tewas sejak pertempuran dengan Israel meletus pada 10 Mei lalu. Israel menyebut angka sebenarnya dari jumlah personel Hamas yang tewas lebih tinggi dari angka tersebut.

    Serangan udara Israel di Gaza sejauh ini telah menewaskan 145 orang, termasuk 41 anak-anak dan 23 perempuan. Sementara di kubu Israel, korban tewas serangan roket Hamas berkisar 8 hingga 10 orang, termasuk seorang bocah berusia 5 tahun dan satu prajurit.

    Pagi ini, serangan udara Israel mengenai beberapa bangunan dan ruas jalan di kota Gaza. Sejumlah foto memperlihatkan sebuah kawah besar yang terbentuk dari serangan udara Israel.

    Kawah tersebut menghalangi akses menuju Shifa, rumah sakit terbesar di kota Gaza.

    Satu hari sebelumnya, serangan udara Israel menewaskan 10 orang dari satu keluarga yang sama. Serangan udara Israel juga menghancurkan sebuah menara tempat berdirinya sejumlah kantor media internasional, termasuk Al Jazeera dan Associated Press (AP).

    Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras serangan yang menewaskan 10 orang dalam satu keluarga dan yang menghancurkan menara media internasional

    Guterres menegaskan bahwa serangan terhadap warga sipil dan jurnalis merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional.

    Baca:  PM Israel Tegaskan Serangan ke Gaza akan Berlangsung 'Selama Mungkin'

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id