Arab Saudi Larang Selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    Medcom - 25 November 2021 11:28 WIB
    Arab Saudi Larang <i>Selfie</i> di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
    Pemerintah Arab Saudi larang selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Foto: AFP



    Makkah: Makkah dan Madinah merupakan pusat keagamaan bagi umat Islam. Agama yang memiliki populasi 1,9 miliar di dunia ini percaya ribuan keajaiban hadir di dua kota suci di Arab Saudi tersebut. 

    Namun, sungguh memilukan melihat bagaimana orang melupakan esensi dari kedua tempat indah dengan memanjakan diri mereka dalam kegiatan yang biasa. Mereka terlihat lebih asyik berswafoto, video, dan mengunggah di internet saat melakukan umrah, haji, dan ibadah.

     



    Dilansir dari The Saudi Expat, Kamis, 25 November 2021, hal ini dinilai tak hanya tak menghormati sejumlah tempat suci, namun juga gangguan bagi orang-orang yang sibuk melakukan ibadah. Pemerintah Arab Saudi pun telah resmi melarang selfie, fotografi, dan videografi di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. 

    Larangan ditempatkan guna menjaga martabat sejumlah tempat suci. Biaya pelanggaran yang ketat akan dipertimbangkan, apabila diketahui ada yang gagal mengikuti aturan.

    “Larangan itu menyiratkan ke semua tempat suci di seluruh negeri untuk menjaga kehormatan dan martabat tempat-tempat tersebut,” laporan dari The Saudi Expat.

    “Mengambil foto di dalam Masjid atau di sekitar berbagai tempat suci ini akan dianggap sebagai pelanggaran,” bunyi larangan itu.

    Tidak seorang pun akan diizinkan untuk mengambil foto atau video. Aparat keamanan akan memastikan, tidak ada yang kembali melanggar hukum. Mereka menegaskan, ponsel dan kamera akan segera diamankan.

    Pejabat Saudi pun menjelaskan alasan di balik larangan videografi dan fotografi dengan mengatakan, keputusan serupa juga diambil pada 2017, saat warga Israel memasuki Masjidil Haram dan mengambil foto. Lalu, mengunggahnya di Facebook, yang menciptakan kekacauan. 

    Namun, hal tersebut patut dihargai, dibandingkan yang akhirnya diputuskan oleh para pejabat karena orang-orang telah melupakan esensi dan prestise sebenarnya dari tempat suci dengan sibuk di media sosial, check-in ke sejumlah tempat, dan mengunggah foto untuk publisitas. (Nadia Ayu Soraya)

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id