Anak Didik Ayatollah Ali Khamenei Paling Dijagokan dalam Pilpres Iran

    Marcheilla Ariesta - 18 Juni 2021 16:01 WIB
    Anak Didik Ayatollah Ali Khamenei Paling Dijagokan dalam Pilpres Iran
    Ebrahim Raisi salah satu calon terkuat sebagai Presiden Iran. Foto: AFP



    Teheran: Kepala Kehakiman Iran, Ebrahim Raisi menjadi calon presiden paling dominan di negara itu. Ia dikenal sebagai anak didik 'garis keras' Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

    Jajak pendapat dan analis menempatkan Raisi sebagai calon presiden paling digandrungi. Berbeda dibandingkan mantan kepala Bank Sentral, Abdolnasser Hemmati yang mencalonkan diri sebagai kandidat moderat.

     



    Baca: Khamenei Desak Rakyat Iran Berpartisipasi dalam Pemilu Presiden.

    Dilansir dari Outlook India, Jumat, 18 Juni 2021, jika Raisi terpilih, ia akan menjadi presiden Iran pertama yang dikenai sanksi oleh pemerintah Amerika Serikat, bahkan sebelum menjabat.

    Raisi mendapat sanksi karena keterlibatannya dalam eksekusi massal tahanan politik pada 1988, serta kritikan terhadapnya ketika menjadi kepala peradilan Iran. Ia dikenal sebagai salah satu 'algojo' terkenal dunia.

    Jika Raisi menjadi presiden, maka kelompok garis keras akan memegang kendali di semua bidang pemerintah Iran. Padahal, saat ini Iran tengah bernegosiasi untuk mencoba menyelamatkan kesepakatan nuklir Teheran di Wina, Austria.

    Ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel akan tetap tinggi di bawah kepemimpinannya.

    Pemungutan suara untuk pemilihan umum presiden Iran dilakukan pada hari ini mulai pukul 07.00 waktu setempat. Sebelumnya, Khamenei meminta warganya untuk berpartisipasi dalam pemilu.

    Khamenei menekankan bahwa jika seorang presiden terpilih dengan jumlah pemilih yang tinggi, dia akan cukup kuat untuk membuat prestasi besar.

    Ada lebih dari 59 juta pemilih yang memenuhi syarat memilih di Iran. Namun, Badan Pemungutan Suara Mahasiswa Iran memperkirakan jumlah pemilih hanya 42 persen, menjadi yang terendah sejak Revolusi Islam 1979 di negara itu.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id