comscore

Taliban Tak Mau Bekerja Sama dengan AS dalam Memerangi ISIS

Willy Haryono - 09 Oktober 2021 20:06 WIB
Taliban Tak Mau Bekerja Sama dengan AS dalam Memerangi ISIS
Juru bicara kantor politik Taliban, Suhail Shaheen. (AFP)
Doha: Kelompok Taliban menolak kemungkinan adanya semacam kerja sama dengan Amerika Serikat dalam memerangi grup-grup ekstremis, termasuk Islamic State (ISIS), di Afghanistan. Pernyataan itu ditegaskan Taliban menjelang pertemuannya dengan delegasi AS di Doha, Qatar, Sabtu, 9 September 2021.

Pertemuan di Doha akan menjadi yang pertama antara AS dan Taliban sejak jatuhnya Kabul pada 15 Agustus. Diskusi tatap muka ini akan berlangsung mulai hari ini hingga Minggu besok.

 



Selain soal ISIS, AS dan Taliban akan mendiskusikan beragam isu seputar Afghanistan, termasuk kelanjutan pembukaan akses keluar masuk bagi semua orang.

Juru bicara kantor politik Taliban, Suhail Shaheen, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka kesempatan bekerja sama dengan AS dalam mengatasi grup afiliasi ISIS yang terus beraksi di Afghanistan.

ISIS di Afghanistan telah mengklaim sejumlah serangan, termasuk bom bunuh diri yang menewaskan 46 orang di sebuah masjid di kota Kunduz pada Jumat kemarin.

"Kami bisa menghadapi Daesh secara independen," tutur Shaheen, dikutip dari The Washington Post. Daesh adalah akronim ISIS dalam Bahasa Arab.

Baca: ISIS Klaim Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan

Mulai di Afghanistan timur pada 2014, grup afiliasi ISIS di terus melancarkan serangan ke sejumlah wilayah, terutama yang dihuni etnis minoritas atau penganut aliran Muslim Syiah.

Meski sama-sama kelompok beraliran Muslim Sunni, Taliban dan ISIS memiliki pandangan dan ideologi yang berbeda sehingga sering terlibat perselisihan.

Sementara itu di Pakistan, diskusi seputar isu Afghanistan juga berlangsung antara beberapa pejabat negara dan Deputi Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman. Sebelumnya, Pakistan meminta AS untuk berkomunikasi dengan Taliban dan mencairkan aset-aset beku bernilai miliaran dolar demi mencegah terjadinya krisis ekonomi dan kemanusiaan di Afghanistan.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id