Metro Siang

    WiMSA Luncurkan Program Bimbingan Perempuan Pekerja Tambang di Afrika Selatan

    MetroTV - 25 Agustus 2021 10:45 WIB
    WiMSA Luncurkan Program Bimbingan Perempuan Pekerja Tambang di Afrika Selatan
    Tangkapan layar Metro TV



    Cape Town: Women in Mining South Africa (WiMSA) meluncurkan program bimbingan pekerja tambang perempuan. Hal ini diyakini dapat mendukung kaum perempuan yang masih menjadi minoritas dalam sektor pertambangan.

    Sektor pertambangan di negara yang memiliki 11 bahasa resmi ini disebut telah lama didominasi oleh kaum pria. Kaum perempuan baru dinyatakan dapat bekerja secara legal di tambang bawah tanah pada 1996. 

     



    "Tanpa semacam dukungan atau bimbingan itu bisa memaksamu meninggalkan industri ini jauh lebih cepat dari semestinya. Jadi, perlu ada bimbingan,” kata Women in Mining South Africa, Raksha Naidoo, dalam tayangan Metro Siang di Metro TV pada Selasa, 24 Agustus 2021.

    Sebanyak 42 peserta perempuan turut andil dalam program yang diluncurkan oleh organisasi nirlaba sukarelawan ini. Ahli geologi, Baile Sebetlele, menyatakan hanya sebanyak 15 persen perempuan dari angkatan kerja pertambangan di Afrika Selatan.

    "Saya harus ke bawah tanah sendiri, bekerja sungguhan. Ada pria bilang ke saya ‘Kamu sangat muda seperti putriku atau cucu perempuanku, jadi saya tidak mau mendengarkanmu.’,” ingat Baile dalam tayangan yang sama.

    Ahli geologi yang bekerja di perusahaan pertambangan emas terbesar pertama di Afrika Selatan ini menjelaskan, memiliki mentor perempuan guna membahas tantangan sehari-hari di tempat kerja, membuat perbedaan besar. Mentor mampu membawa kemajuan di sektor tambang.

    Minerals Council South Africa pun melakukan survei dan melihat sejumlah hambatan yang dihadapi perempuan di sektor industri tambang. Kini, sejumlah perusahaan disebut tengah mengadaptasi peralatan dan lingkungan untuk memastikan keselamatan perempuan di pertambangan.

    "Masih ada komentar seputar masalah belum memadainya infrastruktur fisik seperti toilet unisex dan juga soal APD yang cocok untuk perempuan,” ujar Minerals Council South Africa, Thuthula Balfour, dalam tayangan yang sama.

    Woman in Mining South Africa tak henti berusaha meningkatkan jumlah perempuan di industri pertambangan dengan menyediakan berbagai buku tentang karir tambang. Organisasi ini optimistis upaya memulai bimbingan bagi perempuan yang ingin menapaki jenjang karir di perusahaan pada tahun depan. (Nadia Ayu)

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id