PM Israel Kembali Dikarantina Usai Menkes Positif Korona

    Fajar Nugraha - 03 April 2020 12:03 WIB
    PM Israel Kembali Dikarantina Usai Menkes Positif Korona
    PM Israel Benjamin Netanyahu kembali dikarantina usai Menkes Israel dinyatakan positif korona. Foto: AFP
    Tel Aviv: Presiden Israel Benjamin Netanyahu kembali menjalani proses karantina, setelah Menteri Kesehatan Yaakov Litzman dinyatakan positif virus korona covid-19. Netanyahu diketahui beberapa kali terlihat bersama Litzman.

    Baca: Menteri Kesehatan Israel dan Istrinya Terjangkit Covid-19.

    Sebelumnya Netanyahu baru saja selesai melakukan isolasi diri pada Rabu 1 April lalu, setelah melakukan rapat dengan ajudannya Rivka Paluch. Paluch sendiri didiagnosa positif terinfeksi virus korona.

    Litzman, 71, dan istrinya didiagnosis Rabu malam. Kementerian Kesehatan Israel menyatakan, keduanya baik-baik saja. Mereka yang melakukan kontak dengan mereka telah diperintahkan untuk isolasi diri juga.

    “Netanyahu akan melakukan isolasi sendiri di kediamannya di Yerusalem hingga Rabu (8 April) sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan dan saran dari dokter pribadinya, Dr. Zvi Berkowitz,” pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel, seperti dikutip Arutz Sheva, Jumat, 3 April 2020.

    Direktur Kementerian Kesehatan Moshe Bar Siman-Tov mengatakan pada Kamis bahwa ia akan melakukan isolasi sendiri di sebuah fasilitas di Pusat Medis Sheba di Tel Aviv. Moshe mengatakan, ia akan terus mengelola krisis melalui cara digital.

    Sigal Sadetzki, direktur kesehatan masyarakat di Kementerian Kesehatan, juga diperintahkan untuk mengisolasi diri dan akan melakukannya di rumah.

    Sedangkan Direktur Mossad Yossi Cohen akan melakukan isolasi sendiri di markas badan intelijen. Sementara Penasihat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat akan melakukan hal yang sama di rumahnya.

    Menurut menteri, 3.201 tenaga medis, termasuk 701 dokter dan 1.138 perawat saat ini sedang dikarantina. Untuk meningkatkan peringkat, kementerian telah melisensikan 900 perawat baru dalam proses yang dipercepat.

    Israel saat ini melakukan 7.000 tes coronavirus sehari. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memerintahkan pengujian akan meningkat menjadi 10.000 minggu depan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id