Arab Saudi Kecam Kartun yang Hina Nabi Muhammad

    Marcheilla Ariesta - 28 Oktober 2020 21:50 WIB
    Arab Saudi Kecam Kartun yang Hina Nabi Muhammad
    Demo kartun Nabi Muhammad. Foto: AFP.
    Riyadh: Arab Saudi mengutuk keras kartun yang menyinggung Nabi Muhammad. Tak hanya itu, negara kerajaan ini menolak setiap upaya yang menghubungkan Islam dengan aksi terorisme.

    "Kerajaan Arab Saudi menolak setiap upaya untuk menghubungkan Islam dengan terorisme dan mengutuk kartun ofensif Nabi Muhammad," kata sumber resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang dikutip Saudi Press Agency (SPA).

    "Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, damai sejahtera atas mereka," lanjut sumber itu, dilansir dari Al Arabiya, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Arab Saudi mengutuk semua serangan teroris dan mereka yang bertanggung jawab atasnya. Mereka juga menolak semua praktik dan tindakan yang memicu kebencian dan kekerasan.

    "Kebebasan berekspresi dan budaya harus menjadi mercusuar untuk menghormati, toleransi," imbuh mereka.

    Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kontroversi setelah pembunuhan seorang guru di Prancis. Guru yang bernama Samuel Paty ini memperlihatkan kartun Nabi Muhammad selama di kelas kebebasan berbicara.

    Ia kemudian dibunuh oleh siswanya dengan cara dipenggal.

    Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyebut pembunuhan itu sebagai serangan teroris Islam. Ia mengatakan Prancis tidak akan menyerah akan kebebasan berpendapat lewat kartun itu.

    Sebagai tanggapan beberapa negara Arab, termasuk Kuwait dan Yordania serta Turki mendesak warganya untuk memboikot produk Prancis atas pernyataan Macron tersebut.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id