Israel Longgarkan Pembatasan di Tengah Kesuksesan Vaksinasi Covid-19

    Willy Haryono - 21 Februari 2021 08:47 WIB
    Israel Longgarkan Pembatasan di Tengah Kesuksesan Vaksinasi Covid-19
    Seorang tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke pengunjung sebuah bar di Tel Aviv, Israel pada 18 Februari 2021. (GIL COHEN-MAGEN/AFP)



    Tel Aviv: Pemerintah Israel melonggarkan berbagai pembatasan aturan Covid-19 di tengah kesuksesan program vaksinasi yang menggunakan vaksin buatan perusahaan Pfizer dan BioNTech. Beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech terbukti 98,9 persen efektif dalam mencegah infeksi atau kematian terkait Covid-19.

    Mulai Minggu ini, 21 Februari 2021, deretan toko, perpustakaan, dan museum di Israel dapat dibuka kembali. Namun aturan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial (social distancing) tetap diberlakukan.




    "Ini merupakan fase pertama kembali ke kehidupan normal," ujar Kementerian Kesehatan Israel, dikutip dari laman BBC.

    Israel tercatat sebagai negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di dunia. Saat ini, lebih dari 49 persen warga Israel telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

    Di bawah pelonggaran aturan mulai hari ini, warga Israel kini dapat memasuki mal dan juga lokasi-lokasi wisata seperti kebun binatang.

    Sejumlah tempat usaha dan bangunan yang dibuka kembali di Israel meliputi pusat kebugaran, hotel, dan sinagoga. Namun warga yang hendak masuk ke tempat-tempat tersebut harus membawa "paspor hijau" -- sertifikat yang bisa didapat usai menjalani vaksinasi.

    Sejumlah orang yang telah sembuh dari Covid-19 namun tidak dapat mengikuti vaksinasi masih dapat memperoleh sertifikat tersebut.

    "Paspor Hijau," yang berbentuk virtual dalam sebuah aplikasi, dikeluarkan oleh Kemenkes Israel dan berlaku untuk enam bulan. Paspor ini dikeluarkan satu pekan usai seseorang menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

    Baca:  Lansia Israel Meninggal usai Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19

    Warga Israel juga kini diizinkan untuk menghadiri konser musik atau acara olahraga yang dibuka kembali dengan kapasitas 75 persen. Namun acara-acara tersebut memiliki batasan jumlah orang, yakni 300 jika di dalam ruangan, dan 500 di luar.

    Terlepas dari pelonggaran pembatasan, bandara Israel masih akan ditutup hingga dua pekan ke depan.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id