Ebrahim Raisi Resmi Dilantik Sebagai Presiden Iran

    Willy Haryono - 03 Agustus 2021 15:37 WIB
    Ebrahim Raisi Resmi Dilantik Sebagai Presiden Iran
    Presiden terpilih Ebrahim Raisi saat berbicara di Mashhad, Iran, 22 Juni 2021. (Mohsen ESMAEILZADEH / ISNA NEWS AGENCY / AFP)



    Teheran: Tokoh ultrakonservatif Ebrahim Raisi resmi dilantik sebagai presiden baru Iran, Selasa, 3 Agustus 2021. Raisi menggantikan posisi Hassan Rouhani, tokoh berhaluan moderat yang memimpin pemerintahan reformis selama delapan tahun.

    "Mengikuti keinginan rakyat, saya menugaskan Hojatoleslam Ebrahim Raisi yang bijaksana, berpengalaman, dan populer sebagai presiden Republik Islam Iran," ucap Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei dalam sebuah dekrit yang dibacakan kepala stafnya.

     



    Raisi menghadapi sejumlah tantangan berat ke depan, termasuk upaya menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran 2015 atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Amerika Serikat secara sepihak mundur dari JCPOA dan menjatuhkan kembali sanksi kepada Iran.

    Baca:  Presiden Iran Hassan Rouhani Meminta Maaf di Akhir Masa Jabatan

    Dalam pidato pelantikannya, Raisi berencana mencabut sanksi ekonomi yang dinilai telah "menindas" masyarakat Iran. Namun ia menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah menggantungkan standar kehidupan masyarakatnya kepada keinginan pihak asing."

    Selain soal JCPOA, Raisi juga harus menghadapi AS, Inggris, dan Israel yang telah melayangkan peringatan kepada Iran atas serangan terhadap kapal tanker di lepas pantai Oman beberapa hari lalu. Teheran membantah berada di balik serangan tersebut.

    Raisi menang dalam pemilihan umum presiden pada Juni lalu. Lebih dari separuh masyarakat Iran tidak ikut berpartisipasi dalam pilpres karena banyak tokoh yang tidak bisa menjadi capres.

    Seorang mantan kepala peradilan, Raisi dikritik dunia Barat atas catatan hak asasi manusianya.

    Pembatasan lalu lintas diterapkan di berbagai ruas jalan di sekitar lokasi pelantikan Raisi. Penerbangan domestik dari dan menuju ibu kota Teheran dihentikan sementara selama dua bulan.

    Seremoni hari ini menandai peresmian naiknya Raisi ke kursi kepresidenan. Ia akan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan parlemen Iran pada Kamis mendatang, sekaligus menyerahkan nama-nama yang akan mengisi kabinetnya.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id