Balas Serangan Houthi, Koalisi Pimpinan Arab Saudi Hantam Pelabuhan Yaman

    Fajar Nugraha - 22 Maret 2021 18:06 WIB
    Balas Serangan Houthi, Koalisi Pimpinan Arab Saudi Hantam Pelabuhan Yaman
    Pasukan yang loyal dengan pemerintah Yaman masih melakukan perlawanan terhadap Pemberontak Houthi. Foto: AFP



    Sanaa: Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman melancarkan puluhan serangan udara terhadap target militer Houthi di utara negara itu. Serangan diarahkan termasuk Ibu Kota Sanaa dan pelabuhan Salif di pantai Laut Merah.

    Aliansi militer, yang telah berperang sejak 2015 melawan kelompok pemberontak Houthi yang mengendalikan Yaman utara mengatakan, pihaknya menyerang pabrik perakitan rudal dan pesawat tak berawak di Sanaa.

     



    Baca: Koalisi Arab Saudi Hentikan Serangan Tank Houthi.

    Tetapi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, serangan udara juga menghantam pelabuhan biji-bijian Salif yang dikendalikan Houthi, di utara Hodeidah. Sebanyak dua proyektil menghantam gudang dan tempat tinggal sebuah perusahaan produksi makanan.

    "Pihak berwenang setempat dan manajemen perusahaan menyatakan bahwa enam pekerja yang terluka dipindahkan ke fasilitas medis setempat untuk perawatan," kata misi PBB di Hodeidah, UNMHA, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin 22 Maret 2021.

    Pelabuhan Salif adalah bagian dari zona netral yang dioperasikan PBB di Laut Merah, menurut perjanjian Stockholm yang ditandatangani pada 2018 antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman.

    Kementerian Perdagangan dan Industri Yaman yang dikendalikan Houthi mengatakan, “serangan di pelabuhan itu adalah bagian dari perang ekonomi melawan rakyat Yaman".

    Saluran televisi al-Masirah yang berbasis di Sanaa juga melaporkan serangan udara lainnya di Marib. Di mana pertempuran sengit berkecamuk selama beberapa bulan terakhir di tengah serangan Houthi untuk merebut wilayah penghasil gas itu.

    Televisi yang dioperasikan oleh Houthi menambahkan bahwa serangan lain melanda Provinsi Hajjah dalam semalam.

    Koalisi pimpinan Saudi ikut campur dalam perang saudara Yaman pada 2015 untuk mencoba memulihkan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang digulingkan oleh Houthi pada 2014.

    Perang, yang telah menjadi kebuntuan militer selama bertahun-tahun, telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan jutaan orang di ambang kelaparan.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id