Kopi Ethiopia dan Indonesia, Mungkinkah Bisa Kawin Silang?

    Fajar Nugraha - 21 Oktober 2021 10:03 WIB
    Kopi Ethiopia dan Indonesia, Mungkinkah Bisa Kawin Silang?
    Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur berbincang-bincang dengan sejumlah ahli pertanian Ethiopia. Dok.KBRI Addis Ababa



    Addis Ababa: Ethiopia dikenal sebagai negara asal kopi. Kopi kemudian menjadi produk ekspor utama Ethiopia dan penunjang terbesar ekonomi nasional.

    Selama ini Ethiopia dikenal sebagai negara pengekspor kopi nomor lima terbesar di dunia. Tahun 2021-2022, Ethiopia diperkirakan menghasilkan 460.000 ton kopi dengan konsumi dalam negeri 50-55 persen. Lainnya untuk ekspor.

     



    Indonesia juga dikenal sebagai negara pengekspor kopi dan menempati urutan keempat terbesar di dunia.

    Beberapa waktu lalu, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur berbincang-bincang dengan sejumlah ahli pertanian Ethiopia. Muncul pemikiran untuk melakukan kawin silang kopi Indonesia dengan kopi Ethiopia. Tentu saja ini memerlukan kajian dan proses yang lama, namun tidak tertutup kemungkinan Ethiopia dan Indonesia dapat melahirkan jenis kopi yang baru.

    “Hal ini juga sudah saya bicara dengan beberapa pihak terkait di Indonesia. Kenapa tidak. Kita serahkan kepada ahlinya,” kata Dubes Al Busyra, dalam keterangan tertulis KBRI Addi Ababa, yang diterima Medcom.id, Kamis 21 Oktober 2021.

    Senin 18 Oktober Dubes Al Busyra memenuhi undangan pemerintah negara bagian Oromia untuk mengunjungi lahan pertanian seluas 500 hektar, tempat asal kopi dunia itu. Pertanian kopi tersebut terletak di sebuah kaki gunung dan berhutan lebat, sekitar 60 kilometer dari kota Jimma atau 410 kilometer sebelah barat Addis Ababa, ibu kota Ethiopia.

    “Lahan pertanian asal kopi itu terletak di Katta Muuduga’aa, sebuah desa yang sangat jauh letaknya dari Addis Ababa, dengan penduduk berjumlah sekitar 3.000 orang. Mereka adalah petani kopi,” ucap Dubes Al Busyra.

    “Kopi di desa ini tidak hanya untuk diminum, juga digunakan dalam acara-acara adat masyarakat setempat. Mulai dari upacara kelahiran sampai meninggal dunia, kopi senantiasa menjadi bagian penting upacara,” tambah Dubes Al Busyra.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id