comscore

40 Orang Tewas dalam Bentrokan Etnis di Darfur Sudan

Willy Haryono - 06 April 2021 15:19 WIB
40 Orang Tewas dalam Bentrokan Etnis di Darfur Sudan
Lokasi terjadinya bentrokan antara kelompok Arab dan grup etnis Messalit di El Geneina, Sudan pada 20 Januari 2020. (AFP)
Darfur: Pemerintah Sudan mendeklarasikan status darurat di negara bagian Darfur Barat pada Senin kemarin, setelah setidaknya 40 orang tewas dan 58 lainnya terluka dalam bentrokan etnis di kota El Geneina yang terjadi sejak tiga hari terakhir.

Bentrokan ini menandai kelanjutan aksi kekerasan di kawasan Darfur sejak penandatanganan perjanjian damai akhir tahun lalu dan penarikan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

 



Januari lalu, setidaknya 129 orang tewas dan 108 ribu lainnya telantar usai terjadinya bentrokan serupa di El Geneina. Kala itu, bentrokan terjadi antara suku Masalit dan beberapa etnis Arab.

Menurut keterangan warga setempat, bantuan personel militer yang pernah dikirim ke El Geneina kini hampir semuanya sudah ditarik.

Dalam pernyataan resmi pada Senin kemarin, Komite Pertahanan Sudan mengaku sudah memerintahkan pasukan keamanan untuk mengamankan situasi di El Geneina.

Berdasarkan keterangan warga El Geneina dan juga buletin keamanan PBB, bentrokan etnis melibatkan penggunaan senjata berat seperti peluncur roket dan granat. Rangkaian foto dan video yang diambil warga memperlihatkan asap hitam mengepul dari beberapa titik di El Geneina.

"Kota kami dipenuhi individu bersenjata, dan kami tidak melihat ada kehadiran militer yang dapat melindungi masyarakat sipil," tutur seorang warga El Geneina, dilansir dari laman AFP pada Selasa, 6 April 2021.

Oktober lalu, pemerintah transisi Sudan telah menandatangani perjanjian damai dengan beberapa grup pemberontak Darfur yang berusaha menumbangkan Presiden Omar al-Bashir.

Namun, serangan yang dilancarkan beberapa suku Arab terhadap etnis lainnya kembali terjadi di Darfur. Hal tersebut kemudian meningkat menjadi bentrokan berskala luas di sejumlah wilayah di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari otoritas Sudan mengenai apa yang menjadi pemicu bentrokan terbaru di Darfur.

"Senin kemarin, kami mendengar suara senjata saat terbangun," sebut Abdelrahman Ahmad, seorang saksi mata di kota El Geneina, kepada AFP. "Bentrokan telah meluas ke beberapa wilayah pinggiran barat," sambungnya.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id