comscore

Operasi di Suriah Tewaskan Warga Sipil, AS Sebut Itu Keberhasilan

Fajar Nugraha - 03 Februari 2022 18:45 WIB
Operasi di Suriah Tewaskan Warga Sipil, AS Sebut Itu Keberhasilan
Salah satu korban serangan udara Amerika Serikat (AS) di Suriah. Foto: AFP
Idlib: Pasukan khusus Amerika Serikat (AS) memburu para anggota militan berpangkat tinggi dalam serangan udara yang jarang terjadi di barat laut Suriah pada Kamis 3 Februari 2022.  Operasi itu menewaskan 13 orang dalam operasi yang digambarkan Pentagon sebagai ‘keberhasilan’.

Operasi itu dianggap sebagai yang terbesar dilakukan oleh pasukan AS di wilayah Idlib yang dikuasai kelompok militan sejak serangan 2019 yang menewaskan pemimpin kelompok Islamic State (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi.
Target operasi terbaru di sekitar kota Atme, yang menurut penduduk dan sumber lain berlangsung sekitar dua jam, tidak segera jelas.

Baca: Korban Sipil Serangan AS di Suriah Diyakini sebagai Pemimpin Al-Qaeda.

Nama-nama yang beredar di media sosial dan di antara penduduk setempat menunjukkan bahwa serangan AS tidak ditujukan pada operasi ISIS tetapi pada anggota kelompok saingan, Al-Qaeda.

Pentagon tidak mengungkapkan targetnya dalam serangan malam hari tetapi mengatakan informasi lebih lanjut akan diberikan kemudian.

"Pasukan Operasi Khusus AS di bawah kendali Komando Pusat AS melakukan misi kontraterorisme malam ini di barat laut Suriah," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS John Kirby dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

"Misi itu berhasil. Tidak ada korban AS," tambahnya, tanpa merinci lebih lanjut.

The Syrian Observatory for Human Rights mengatakan, tujuh warga sipil termasuk di antara sedikitnya 13 orang yang tewas dalam operasi itu. Operasi itu memperlihatkan pasukan elite AS melakukan pendaratan helikopter berbahaya di dekat Atme.

"Setidaknya 13 orang tewas, di antaranya empat anak-anak dan tiga wanita, selama operasi itu," kata kepala Observatorium Rami Abdel Rahman kepada AFP.

Koresponden AFP dapat mengunjungi sebuah rumah di pinggiran Atme yang tampaknya menjadi salah satu target utama pasukan khusus AS.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id