Khamenei Minta Masyarakat Palestina Bersatu Hadapi Israel

    Willy Haryono - 11 Mei 2021 11:31 WIB
    Khamenei Minta Masyarakat Palestina Bersatu Hadapi Israel
    Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei. (AFP)



    Teheran: Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan masyarakat Palestina untuk bersatu dalam menghadapi serangan dan aksi kekerasan Israel di Yerusalem. Ketegangan antara Palestina dan Israel meningkat dalam beberapa pekan terakhir, yang salah satunya dipicu rencana penggusuran rumah di wilayah Sheikh Jarrah.

    Ketegangan ini berujung pada bentrokan dan aksi saling serangan kedua kubu, yang melibatkan peluncuran roket dan juga serangan udara.

     



    "Semua warga Palestina, termasuk di Gaza, Quds (Yerusalem), Tepi Barat, di tanah 1948, dan bahkan yang ada di kamp pengungsian, tolong bersatulah menjadi satu unit tunggal," seru Khamenei via Twitter, dilansir dari laman Arutz Sheva pada Selasa, 11 Mei 2021.

    "Mereka harus mengadopsi Strategi Penggabungan. Setiap bagian (dari masyarakat Palestina) harus membela wilayah lain yang berada di bawah tekanan," sambungnya.

    Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Gilad Erdan, mengecam pernyataan Khamenei. Menurutnya, Iran hanya berusaha menggunakan keadaan untuk mendorong kampanye kebencian terhadap Israel.

    "Saya akan terus mendorong negara-negara moderat dan cinta damai di Timur Tengah untuk mengadopsi strategi penggabungan dalam menentang program nuklir Iran," sebut Erdan.

    Jumat kemarin, Khamenei menyerukan negara-negara mayoritas Muslim untuk terus menentang Israel. Menurutnya, Israel bukanlah sebuah negara melainkan "kamp teroris" yang terus melancarkan aksi kekerasan terhadap Palestina.

    Sementara itu di Jalur Gaza, Sejumlah faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan peluncuran gerakan bertajuk Operasi Pedang Al-Quds pada Selasa ini.

    "Sebagai bagian dari operasi, sebuah kendaraan lapis baja milik pasukan penjajah di Jalur Gaza telah diserang, dan sebuah serangan roket sudah dilakukan di Yerusalem," ucap Kamar Gabungan Operasi Militer untuk Faksi-Faksi Palestina.
     
    "Sebelumnya kami telah memperingatkan para musuh untuk tidak menyerang situs-situs suci dan masyarakat kami. Tapi mereka terus melanjutkan kebrutalan, jadi ini saatnya untuk membalas," lanjutnya.

    Baca:  Sejumlah Faksi Palestina Umumkan Operasi Melawan Israel

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id