comscore

Pemimpin Kudeta Sudan: PM Abdalla Hamdok Ada di Rumah Saya

Medcom - 26 Oktober 2021 21:34 WIB
Pemimpin Kudeta Sudan: PM Abdalla Hamdok Ada di Rumah Saya
Pemimpin kudeta Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan. (ASHRAF SHAZLY / AFP)
Khartoum: Pemimpin kudeta Sudan jenderal Abdel Fattah al-Burhan mengonfirmasi bahwa dirinya telah menahan Perdana Menteri Abdalla Hamdok sejak Senin kemarin. "(PM Hamdok) ada di rumah saya," ucap Burhan dalam konferensi pers di Khartoum, Selasa, 26 Oktober 2021.

Dilansir dari Al Jazeera, pernyataan Burhan menjawab pertanyaan banyak pihak mengenai keberadaan Hamdok. Sebelumnya pada Senin kemarin, PM Hamdok dikabarkan telah dijadikan tahanan rumah di ibu kota Khartoum.
Dalam kudeta Sudan pada Senin kemarin, militer telah menahan sejumlah tokoh dari kabinet PM Hamdok. “Ya, kami menangkap para menteri dan politisi, tetapi tidak semua," kata Burhan.

"Perdana Menteri akan kembali ke rumahnya ketika krisis ini berakhir," sambung dia.

Penangkapan Hamdok pada Senin kemarin memicu aksi protes ribuan warga Sudan yang turun ke jalanan ibu kota. Mereka menuntut agar Hamdok dan sejumlah tokoh politik lainnya segera dibebaskan.

Burhan telah mengerahkan tentara di berbagai ruas jalan Khartoum untuk membatasi pergerakan warga sipil. Bentrokan pun tak terhindarkan, di tengah aksi protes sekelompok warga yang mengecam keras kudeta Sudan.

"Kembali ke masa lalu bukanlah pilihan," teriak massa, yang tetap berada di jalanan meskipun tentara Sudan melepaskan tembakan yang dilaporkan telah menewaskan beberapa orang.

Baca:  Tiongkok Serukan Dialog Antar Kubu Bertikai di Sudan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut "pembebasan segera" terhadap PM Hamdok. Sementara itu, para diplomat di New York mengatakan kepada AFP bahwa Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan bertemu untuk membahas kudeta Sudan pada Selasa malam waktu Amerika Serikat.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa penahanan para pemimpin sipil di Sudan merupakan tindakan "melanggar hukum." Tak hanya AS dan PBB, Uni Eropa, Uni Afrika dan Liga Arab juga mengecam kudeta Sudan. (Nadia Ayu Soraya)


(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id