Remaja Palestina Ditembak Mati oleh Tentara Israel di Tepi Barat

    Fajar Nugraha - 06 Mei 2021 12:24 WIB
    Remaja Palestina Ditembak Mati oleh Tentara Israel di Tepi Barat
    Pasukan Israel kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Foto: AFP



    Tepi Barat: Tentara Israel menembak dan membunuh seorang remaja Palestina di Tepi Barat pada Rabu 5 Mei 2021. Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan remaja itu tewas di Nablus.

    “Said Youssef Muhammad Oudeh yang berusia enam belas tahun meninggal karena luka parah akibat peluru tajam. Peluru itu ditembakkan oleh pasukan Israel di daerah utara Odla dekat Nablus,” pernyataan pihak kementerian, seperti dikutip AFP, Kamis 6 Mei 2021.

     



    Bulan Sabit Merah Palestina mengonfirmasi telah menemukan tubuh seorang pemuda. Dikatakan seorang pemuda lain terluka oleh tembakan itu dan telah dirawat di rumah sakit.

    Saat dihubungi AFP, tentara Israel mengatakan bahwa bom molotov dilemparkan ke tentara "selama operasi rutin di selatan Nablus".

    "Tentara bertindak untuk menghentikan tersangka dengan menembaki mereka," kata tentara Israel.

    Mereka menambahkan bahwa tidak ada tentara yang terluka dan insiden itu akan diselidiki.

    Tentara Israel minggu ini melancarkan perburuan besar-besaran di Tepi Barat utara untuk mencari seorang Palestina yang pada hari Minggu menembak tiga orang Israel. Penembak melarikan diri setelah melepaskan tembakan ke terminal bus di persimpangan Tapuah di selatan Nablus

    Pasukan keamanan Israel mengatakan seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai Montasser Shalabi yang berusia 44 tahun telah ditangkap Rabu di desa Silwad dekat Ramallah. Shalabi bukan anggota dari organisasi ‘teroris’ mana pun.

    Sumber Palestina mengatakan Shalabi memiliki kewarganegaraan ganda. Dia juga memegang paspor Amerika Serikat (AS).

    Tentara Israel telah menduduki Tepi Barat, wilayah Palestina, sejak 1967. Sekitar 2,8 juta orang Palestina tinggal di wilayah ini, seperti halnya sekitar 475.000 orang Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal oleh hukum internasional.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id