MBS Jalani Operasi di Tengah Laporan Dokumen Baru Pembunuhan Khashoggi

    M Sholahadhin Azhar - 25 Februari 2021 08:57 WIB
    MBS Jalani Operasi di Tengah Laporan Dokumen Baru Pembunuhan Khashoggi
    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) jalani operasi usus buntu. Foto: AFP



    Riyadh: Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menjalani ‘operasi yang sukses’ untuk mengangkat usus buntu Rabu 24 Februari 2021. Di hari yang sama beredar dokumen ‘sangat rahasia’ yang mengaitkan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dengan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

    “Pangeran berusia 35 tahun itu menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Spesialis King Faisal di ibu kota Saudi, Riyadh pada pagi hari,” pernyataan pihak Kerajaan, seperti dikutip ABC, Kamis 25 Februari 2021.






    “Prosedur yang dilakukan menggambarkan operasi tersebut sebagai laparoskopi, artinya tidak ada sayatan besar yang dibuat,” imbuh pernyataan pihak kerajaan.

    Baca: Kaitan Baru Pangeran Mohammed bin Salman dengan Pembunuhan Khashoggi.

    Rabu malam, media yang dikelola Pemerintah Arab Saudi menerbitkan rekaman video putra mahkota, dikelilingi oleh rombongan melangkah keluar dari rumah sakit yang diterangi lampu neon dan masuk ke dalam Mercedes hitam yang menunggu.

    "Dia telah meninggalkan rumah sakit dalam keadaan sehat dan bugar," pihak kerajaan mengumumkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    MBS yang merupakan putra Raja Salman, telah mengumpulkan kekuatan besar di kerajaan sejak diangkat menjadi pewaris takhta pada 2017.

    Kekuasaannya yang cepat meningkat, ketidakpastian yang tidak terduga, dan upayanya yang ambisius untuk meliberalisasi masyarakat yang sangat konservatif dan merombak ekonomi telah mengubah tradisi selama beberapa dekade. Hal tersebut menarik perhatian dan kritik internasional. Dia telah mengesampingkan saingannya untuk mengkonsolidasikan otoritas dan bergerak untuk membatalkan semua perbedaan pendapat.

    Sebagai bagian dari dorongannya untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan yang bergantung pada minyak, media yang dikelola pemerintah mengumumkan Rabu pagi bahwa dana kekayaan kedaulatan Saudi mengalirkan USD3 miliar ke dalam proyek baru: transformasi provinsi barat daya dekat perbatasan kerajaan dengan perang yang dilanda perang, Yaman, menjadi tujuan wisata utama.

    “Dana Investasi Publik Saudi bertujuan untuk membangun hingga 2.700 kamar hotel dan 1.300 rumah, bersama dengan proyek ‘hiburan dan pariwisata’ lainnya, di wilayah pegunungan Asir,” demikian laporan resmi Saudi Press Agency.

    Di bawah program Vision 2030, MBS menargetkan pariwisata menyumbang 10 persen dari produk domestik bruto Arab Saudi. Kampanye untuk menarik pengunjung dan investasi asing telah tersendat dalam beberapa bulan terakhir di tengah melonjaknya pandemi, menekan anggaran nasional.

    Jamal Khashoggi

    Operasi MBS dilakukan bersamaan dengan kemunculan sebuah dokumen rahasia menyebutkan tim pembunuh dari Arab Saudi menggunakan fasilitas jet pribadi dari perusahaan yang disita Pangeran Mohammed bin Salman..

    Baca: Biden Akui Telah Membaca Laporan Intel Tentang Pembunuhan Khashoggi.

    Hal tersebut terungkap berdasarkan dokumen pengadilan yang dilihat oleh CNN. Dokumen-dokumen itu, yang diajukan sebagai bagian dari gugatan perdata Kanada awal tahun ini, diberi label "Sangat Rahasia" dan ditandatangani oleh seorang menteri Saudi yang menyampaikan perintah putra mahkota.

    "Menurut instruksi Yang Mulia Putra Mahkota. Segera setujui penyelesaian prosedur yang diperlukan untuk ini,” tulis menteri menurut terjemahannya, seperti dikutip CNN, Kamis 25 Februari 2021.

    Pengajuan tersebut menjelaskan bagaimana kepemilikan Sky Prime Aviation diperintahkan untuk ditransfer ke dana kekayaan negara senilai USD400 miliar di negara itu pada akhir 2017. Pesawat-pesawat perusahaan tersebut kemudian digunakan dalam pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018.

    Sementara Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden Rabu mengatakan ia telah membaca penilaian komunitas intelijen tentang kesalahan atas kematian kolumnis Washington Post yang dibunuh, Jamal Khashoggi.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id