Korban Serangan Israel 174 Orang Termasuk 47 Anak-Anak

    Willy Haryono - 16 Mei 2021 17:03 WIB
    Korban Serangan Israel 174 Orang Termasuk 47 Anak-Anak
    Prajurit Israel menembakkan artileri ke arah Jalur Gaza pada Minggu, 16 Mei 2021. (JACK GUEZ / AFP)



    Gaza: Serangan udara Israel ke Jalur Gaza pada Minggu, 16 Mei 2021, telah menewaskan 26 warga Palestina termasuk delapan anak-anak. Serangan ini dibalas kelompok Hamas dengan peluncuran sejumlah roket ke wilayah Israel.

    Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, tambahan kematian akibat serangan udara Israel menjadikan total korban tewas sejauh ini mencapai 174 orang termasuk 47 anak-anak.

     



    Sementara di kubu Israel, tercatat ada 10 kematian dengan dua di antaranya adalah anak-anak.

    Dilansir dari laman Mehr News Agency, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dijadwalkan bertemu pada hari Minggu ini untuk mendiskusikan situasi terkini di Timur Tengah.

    Seorang utusan khusus Amerika Serikat (AS) sudah ada di Tel Aviv untuk membantu mendorong gencatan senjata.

    Sementara itu di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa operasi penyerangan ke Jalur Gaza akan terus berlanjut "selama mungkin" hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

    "Kami masih menjalankan operasi ini. Hingga kini operasi belum berakhir, dan akan berlangsung selama mungkin hingga benar-benar usai," ucap Netanyahu.

    Baca:  Sekjen PBB 'Sangat Terganggu' atas Hancurnya Menara Media di Gaza

    Di Gaza, Hamas menegaskan bahwa semua kematian warga sipil di Gaza merupakan tanggung jawab Israel. "Pembantaian oleh Israel di Jalur Gaza memperlihatkan ketidakberdayaan dan dilema musuh di hadapan perlawanan besar," kata kepala Hamas Ismail Haniyeh.

    Serangan udara Israel dan peluncuran roket Hamas dipicu ketegangan di Yerusalem Timur, termasuk mengenai rencana penggusuran rumah di wilayah Sheikh Jarrah dan penyerbuan pasukan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa.
     
    Israel menduduki Yerusalem Timur dalam perang Arab-Israel di tahun 1967. Israel kemudian menganeksasi keseluruhan kota tersebut pada 1980, sebuah langkah yang tidak diakui komunitas internasional hingga saat ini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id