Covid-19 Merebak Pada Tahanan Palestina di Penjara Israel

    M Sholahadhin Azhar - 04 Januari 2021 07:54 WIB
    Covid-19 Merebak Pada Tahanan Palestina di Penjara Israel
    Warga di Gaza, Palestina mengenakan masker di tengah pandemi covid-19 yang merebak. Foto: AFP
    Tel Aviv: Organisasi The Palestinian Prisoner's Society (PPS) mengumumkan bahwa 25 kasus covid-19 tercatat di antara tahanan Palestina. Kasus itu ditemukan di penjara Israel yang berada di Gurun Naqab.

    “Infeksi baru meningkatkan jumlah total tahanan Palestina yang telah tertular virus korona sejak wabah pandemi menjadi 171,” menurut PPS, seperti dikutip Asharq Al-Awsat, Senin 4 Januari 2021.

    “Juga dicatat bahwa otoritas penjara Israel telah memindahkan semua tahanan yang terinfeksi ke bagian 8 di penjara Ramon yang berdekatan. Kami belum menerima informasi apa pun tentang kondisi kesehatan mereka,” PPS menambahkan.

    PPS menekankan bahwa ada bahaya nyata bagi kehidupan dan kondisi kesehatan para tahanan Palestina di fasilitas penahanan Israel. Ini dapat dilihat dari kurangnya tindakan kesehatan yang tepat.

    Lebih lanjut PPS menyerukan kepada organisasi hak asasi manusia internasional, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan PBB untuk menekan otoritas pendudukan Israel untuk membebaskan semua tahanan Palestina yang sakit dan lanjut usia.

    Sementara itu, Menteri Kesehatan Palestina, Mai Al-Keela, juga memperingatkan tentang bahaya wabah virus di antara para tahanan Palestina, dengan menyoroti kepadatan di penjara.

    “Semua penjara Israel rentan menjadi pusat epidemi, yang berarti bahwa semua tahanan Palestina sangat rentan terhadap infeksi covid-19, dan ini membahayakan nyawa mereka. Kondisi menyedihkan terutama dialami tahanan yang sakit, yang jumlahnya banyak sekitar 700, termasuk pasien kronis dan pasien kanker,” sebut Al-Keela.

    Menteri Al-Keela juga meminta komunitas internasional untuk menekan pendudukan Israel dan segera meminta pembebasan segera tahanan yang sakit dan lanjut usia. Selain juga mendesak dibentuknya komite medis netral untuk mengawasi hasil sampel para tahanan dan kondisi kesehatan mereka.

    Jumlah kasus positif covid-19 di Palestina terus meningkat terutama di Tepi Barat dan Gaza. Johns Hopkins University menyebutkan bahwa kasus covid-19 di Palestina mencapai 141.219 warga.

    Adapun korban meninggal akibat virus mematikan ini menyentuh angka 1.470 jiwa. Sementara pasien yang sembuh di Tepi Barat dan Gaza mencapai 121.563 orang.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id