comscore

Awal Musim Haji, Arab Saudi Izinkan Lepas Masker di Ruang Tertutup

Marcheilla Ariesta - 14 Juni 2022 14:59 WIB
Awal Musim Haji, Arab Saudi Izinkan Lepas Masker di Ruang Tertutup
Jemaah haji tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah. Foto: AFP
Jeddah: Arab Saudi mengumumkan tidak lagi memerlukan masker di sebagian besar ruang tertutup. Kebijakan ini semakin mengurangi pembatasan pandemi menjelang haji bulan depan.

Langkah itu dilakukan saat kerajaan tersebut bersiap untuk menyambut sekitar 850.000 jemaah dari luar negeri untuk berpartisipasi dalam haji tahunan. Gelombang pertama jemaah haji asing sejak sebelum pandemi covid-19 mulai berdatangan dari Indonesia lebih dari sepekan lalu.
Masker masih akan diperlukan di Masjidil Haram Mekkah, yang mengelilingi Ka'bah, dan Masjid Nabawi di Madinah, tempat Nabi Muhammad dimakamkan. Hal ini menurut laporan yang diterbitkan Saudi Press Agency, mengutip sumber kementerian dalam negeri pada Senin, 13 Juni 2022.

"Di luar ketentuan itu, masker tidak lagi diwajibkan untuk dipakai di tempat tertutup, meskipun pemilik tempat usaha dapat bersikeras untuk memakainya jika mereka mau," kata laporan itu, yang dikutip ulang oleh AFP, Selasa, 14 Juni 2022.

Arab Saudi juga tidak lagi mengharuskan orang untuk menunjukkan bukti vaksinasi pada aplikasi ketika mencari masuk ke ruang tertutup. Penggunaan masker dan aplikasi telah jarang diterapkan dalam beberapa bulan terakhir.

Pandemi covid-19 sangat mengganggu ziarah Muslim, yang biasanya merupakan penghasil pendapatan utama bagi kerajaan, selain minyak.

Sebagai salah satu dari lima rukun Islam, haji harus dilakukan oleh semua Muslim yang memiliki kemampuan setidaknya sekali dalam hidup mereka. Kegiatan ini terdiri dari serangkaian ritual keagamaan yang diselesaikan selama lima hari di kota paling suci Islam, Mekkah, dan daerah sekitarnya di barat Arab Saudi.

Menjadi tuan rumah haji adalah keunggulan dan sumber legitimasi yang kuat bagi para penguasa Arab Saudi. Pada 2021, wabah virus korona memaksa otoritas Arab Saudi untuk secara dramatis mengurangi haji dalam tahun kedua.

Hanya 60.000 warga dan penduduk kerajaan yang divaksinasi penuh yang ambil bagian. Pada April lalu, kerajaan mengumumkan akan mengizinkan satu juta Muslim dari dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam haji tahun ini.

Ibadah haji tahun ini akan dibatasi untuk Muslim yang divaksinasi di bawah usia 65 tahun, kata kementerian haji. Mereka yang datang dari luar Arab Saudi, yang harus mengajukan visa haji, harus menyerahkan hasil PCR negatif covid-19 dari tes yang dilakukan dalam waktu 72 jam perjalanan.

Sejak awal pandemi, Arab Saudi telah mencatat lebih dari 778.000 kasus virus korona. Lebih dari 9.100 di antaranya meninggal dunia.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id