Serangan Terbaru Israel di Suriah Diduga Tewaskan 9 Orang

    Fajar Nugraha - 05 Juni 2020 10:13 WIB
    Serangan Terbaru Israel di Suriah Diduga Tewaskan 9 Orang
    Jet tempur Israel masih kerap lakukan serangan udara ke Suriah. Foto: AFP.
    Hama: Lembaga Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan bahwa serangan Israel di wilayah pada Kamis 4 Juni malam, telah menyebabkan korban jiwa. Namun laporan itu masih belum bisa terkonfirmasi.

    Baca: Israel Lakukan Agresi ke Suriah.

    SOHR mengatakan jet tempur Israel melepaskan tembakan di daerah al-Zawi di desa Masyaf, sebelah barat Hama. Diduga serangan diarahkan ke depot militer di ‘pabrik pertahanan’.

    “Menurut sumber Observatory, setidaknya sembilan orang terbunuh oleh penembakan, empat di antaranya adalah warga Suriah,” sebut pihak SOHR, seperti dikutip dalam pernyataannya, Jumat, 5 Juni 2020.

    “Masih belum diketahui apakah yang tewas adalah tentara pemerintah atau berafiliasi dengan pasukan Iran. Lima korban lain masih belum teridentifikasi hingga saat ini. Korban tewas diperkirakan akan meningkat karena banyak dari yang terluka berada dalam kondisi serius,” imbuh pihak SOHR.

    Sementara itu, serangan udara Israel, yang dilakukan dari wilayah udara Lebanon, telah menghancurkan gudang amunisi dan senjata.

    Pada pertengahan April 2019, sumber-sumber SOHR melaporkan bahwa setidaknya 14 anggota kombatan yang didukung Iran tewas, sembilan di antaranya warga negara Suriah dan non-Suriah yang tinggal di wilayah Suriah. Sementara lima lainnya, termasuk setidaknya tiga orang Iran semuanya tewas di penembakan Israel di sekolah akuntansi di kota Masyaf dan di pusat pengembangan rudal jarak menengah di desa Zawi dan al-Tala'a di desa Al-Sheikh Ghadhban di desa Masyaf.

    Suriah menuduh Israel melakukan setidaknya tujuh serangan udara dalam dua bulan terakhir saja, yang diyakini telah menargetkan kepentingan Iran dan proksi.

    Pada Rabu, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengatakan Israel melanggar kedaulatan Libanon melalui darat, laut, dan udara lebih dari 1.000 kali dalam lima bulan terakhir.

    Tidak ada komentar segera dari Israel pada serangan Kamis. Di masa lalu, Israel telah mengakui melakukan sejumlah serangan udara selama bertahun-tahun, kebanyakan dari serangan bertujuan dugaan pengiriman senjata Iran yang diyakini akan menuju ke Hizbullah.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id