comscore

Populer Internasional: Demo Bangunan Roboh Iran hingga Ukraina Terima Rudal Harpoon

Willy Haryono - 29 Mei 2022 10:43 WIB
Populer Internasional: Demo Bangunan Roboh Iran hingga Ukraina Terima Rudal Harpoon
Petugas menelusuri puing bangunan di Abadan, Iran, 24 Mei 2022. (TASNIM NEWS / AFP)

Teheran: Kepolisian Iran menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan untuk membubarkan massa yang melakukan aksi protes di Abadan. Mereka berunjuk rasa terkait peristiwa bangunan runtuh yang menewaskan 28 orang.

Kabar tersebut menjadi berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 29 Mei 2022. Dua berita terpopuler lainnya adalah mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berbicara mengenai senjata api serta Ukraina yang telah menerima senjata dari Denmark dan AS.

Berikut selengkapnya:

Bubarkan Pedemo Bangunan Roboh, Polisi Iran Tembakkan Gas Air Mata

Sudah tiga malam aksi protes berlangsung di Abadan dan kota-kota lain di provinsi Iran yang berbatasan dengan Irak tersebut.
"Pasukan keamanan di Abadan menggunakan gas air mata dan menembak ke udara di dekat lokasi runtuhnya bangunan pada Jumat malam untuk membubarkan ratusan pengunjuk rasa yang menuntut keadilan kepada para pelaku insiden," lapor kantor berita Fars.

Sejumlah orang meneriakkan 'matilah pejabat tidak kompeten' dan 'pejabat tidak becus harus dieksekusi.' Seruan tersebut serupa dengan protes yang terjadi pada Rabu dan Kamis malam sebelumnya.

Apa yang sebenarnya terjadi di Iran terkait aksi protes ini? Cek selengkapnya di sini.

Trump Tolak Seruan Kontrol Senjata Usai Penembakan di SD Texas

Trump menolak seruan untuk memperketat kontrol senjata. Ia mengatakan, orang Amerika yang layak harus diizinkan memiliki senjata api untuk membela diri dari 'kejahatan.'

Hal ini diungkapkan Trump usai penembakan di sekolah dasar Texas yang menewaskan 21 orang.

"Keberadaan kejahatan di dunia kita bukanlah alasan untuk melucuti senjata warga yang taat hukum. Keberadaan kejahatan adalah salah satu alasan terbaik untuk mempersenjatai warga yang taat hukum," katanya kepada anggota National Rifle Association atau NRA.

Apa lagi yang disampaikan Trump terkait hal ini? Cek selengkapnya di sini.

Ukraina Terima Rudal Harpoon dari Denmark dan Artileri Howitzer AS

Ukraina mulai menerima rudal anti-kapal Harpoon dari Denmark dan howitzer self-propelled dari Amerika Serikat (AS). Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan, senjata itu akan meningkatkan kemampuan pasukan dalam memerangi invasi Rusia.

"Pertahanan pantai negara kita tidak hanya akan diperkuat oleh rudal Harpoon, mereka akan digunakan oleh tim Ukraina yang terlatih," ucap Reznikov di halaman Facebook-nya.

Reznikov menuturkan, rudal pantai-ke-kapal Harpoon akan dioperasikan bersama rudal Neptunus Ukraina dalam pertahanan pantai negara itu, termasuk pelabuhan Odessa.

Apa lagi yang disampaikan Reznikov terkait hal ini? Cek selengkapnya di sini.


(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id