comscore

Israel Dukung Penuh UEA Terkait Serangan Houthi di Abu Dhabi

Willy Haryono - 31 Januari 2022 06:01 WIB
Israel Dukung Penuh UEA Terkait Serangan Houthi di Abu Dhabi
Pemandangan salah satu sudut kota Abu Dhabi, UEA. (AFP)
Abu Dhabi: Israel mendukung kebutuhan keamanan Uni Emirat Arab (UEA) dan berusaha memperkuat hubungan di kawasan. Pernyataan dilontarkan Presiden Israel Isaac Herzog yang mengunjungi UEA pada Minggu, 30 Januari 2022.

Ini merupakan kunjungan perdana seorang presiden dari Israel ke UEA usai normalisasi hubungan bilateral kedua negara dua tahun lalu.
"Saya ingin menekankan bahwa kami mendukung penuh kebutuhan keamanan Anda, dan kami mengecam keras segala bentuk serangan yang dilancarkan terhadap kedaulatan negara Anda," kata Herzog kepada Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Pertemuan Herzog dan Sheikh Mohammed terjadi kurang dari dua pekan usai pemberontak Houthi mengklaim serangan di Abu Dhabi yang menewaskan tiga warga sipil. Keduanya berbincang-bincang sekitar dua jam di istana al-Watan di Abu Dhabi.

Dalam pertemuan, Herzog menyerukan negara-negara lain di kawasan untuk turut menormalisasi hubungan dengan Israel. UEA, dan juga bersama Bahrain, telah menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel yang dimediasi Amerika Serikat (AS) pada 2020.

Baca:  Presiden Israel Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Uni Emirat Arab

Konflik Yaman

UEA adalah bagian dari koalisi militer Arab Saudi yang turut memerangi pemberontak Houthi di Yaman pada 2015. Intervensi dilakukan satu athun usai Houthi menguasai Sanaa, ibu kota Yaman.

Sebelumnya pada bulan ini, Israel menawarkan dukungan keamanan dan intelijen kepada UEA dalam mencegah terjadinya serangan pesawat nirawak (drone) seperti yang pernah diluncurkan Houthi ke Abu Dhabi.

Pemimpin UEA mengatakan bahwa kedua negara memiliki "kesamaan pandangan atas ancaman terhadap stabilitas dan perdamaian kawasan, terutama yang berasal dari kelompok milisi dan pasukan teroris."

Pernyataan tersebut diyakini ditujukan kepada Iran, negara yang dituding mendukung gerakan Houthi di Yaman. AS juga menuduh Iran sebagai pihak yang ikut terlibat dalam perang sipil di Suriah.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id