Pemuda Perlu Dilibatkan dalam Mengatasi Tantangan Fundamental

    Willy Haryono - 04 November 2020 09:42 WIB
    Pemuda Perlu Dilibatkan dalam Mengatasi Tantangan Fundamental
    Dubes Al Busyra Basnur dalam konferensi virtual 'Pemuda Punya Mentor: Pengembangan Potensi SDM Indonesia Dalam Bingkai Sumpah Pemuda' pada Selasa, 3 November 2020. (AFP)
    Addis Ababa: Pemuda di berbagai negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia, menghadapi beberapa tantangan dan persoalan fundamental. Pendidikan, lapangan kerja, keterampilan, produktivitas, pengangguran, kemiskinan, kekerasan, diskriminasi, ancaman perang dan HIV adalah beberapa di antara tantangan dan persoalan tersebut.

    Menurut Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, pemuda harus turut dilibatkan agar berbagai tantangan dan persoalan itu dapat diselesaikan secara tepat.

    Pernyataan disampaikan Dubes Al Busyra melalui konferensi video di hadapan lebih 500 pemuda dalam acara "Pemuda Punya Mentor: Pengembangan Potensi SDM Indonesia Dalam Bingkai Sumpah Pemuda" pada Selasa malam, 3 November 2020.

    Acara dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 tersebut diselenggarakan KBRI Addis Ababa lewat kerja sama dengan Rumah Mentor Indonesia (RUMI) Jakarta. 

    Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Medcom.id pada Rabu, 4 November 2020, lebih lanjut Dubes Al Busyra mengingatkan ada beberapa hal yang harus ditingkatkan oleh pemuda Indonesia untuk bisa berperan lebih baik dalam proses pembangunan nasional dan pemajuan bangsa.

    Pertama, meningkatkan kemampuan dan kepatuhan dalam pengelolaan manajemen waktu; kedua, mengenali kekuatan dan kelemahan di dalam diri sendiri; ketiga, memperluas pengetahuan umum; dan keempat, menerapkan pola hidup sehat. 

    "Agar sukses dalam studi dan karier serta pengabdian kepada bangsa dan negara, setiap orang terutama pemuda, harus mengedepankan semangat dan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam setiap denyut nadinya," tambah Al Busyra Basnur, yang juga mantan aktivis pemuda dan alumni beberapa program pertukaran pemuda internasional itu.

    Sementara itu John S. Karamoy, Steering Committee RUMI pada forum tersebut, memaparkan pentingnya peran seorang mentor bagi generasi muda dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme menuju sukses. 

    "Mentor sangat penting dalam kehidupan pemuda yang ingin maju. Mentor pertama bagi seseorang didalam hidupnya adalah orang tua dan anggota keluarga, kemudian mentor lain dicari sesuai dengan yang dibutuhkan," kata John Karamoy.

    Baca:  Dubes RI Ajak Diaspora Renungkan Makna Sumpah Pemuda

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id