AS Kirim Bomber Nuklir untuk Cegah Agresi Jadi Berita Populer

    Fajar Nugraha - 23 November 2020 08:48 WIB
    AS Kirim Bomber Nuklir untuk Cegah Agresi Jadi Berita Populer
    Sejumlah kru sedang bekerja di atas pesawat pengebom B-52 H buatan Amerika Serikat. Foto: AFP
    Washington: Deretan berita terpopuler Internasional Medcom.id meliputi kabar seperti Amerika Serikat (AS) yang kirim pesawat bomber untuk mencegah agresi.

    Militer AS mengerahkan pesawat pengebom B-52H "Stratofortress" yang mampu membawa senjata nuklir itu ke Timur Tengah.

    Selain itu, kabar mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebutkan hubungan dengan AS sudah hancur sebelum Joe Biden menang, turut menjadi berita populer.

    Kehadiran vaksin covid-19 dari Pfizer pada 11 Desember 2020 juga menarik perhatian. Estimasi tersebut disampaikan Dr Moncef Slaoui, kepala dari program vaksin covid-19 AS. Berikut berita terpopuler Internasional Medcom.id:

    1. AS Kirim Bomber Nuklir B-52H ke Timur Tengah untuk Cegah Agresi

    Militer Amerika Serikat mengerahkan pesawat pengebom B-52H "Stratofortress" yang mampu membawa senjata nuklir ke Timur Tengah. Pengerahan ini disebut AS bertujuan mencegah agresi pihak tertentu serta membantu menjaga keamanan kawasan.
     
    Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, 21 November, Komando Sentral AS (CENTCOM) mengatakan bahwa "misi jarak jauh ke Timur Tengah mendemonstrasikan kemampuan militer AS dalam mengerahkan kekuatan tempur udara ke mana pun di dunia ini dalam waktu dekat."
     
    "Operasi CENTCOM membantu menjaga stabilitas dan keamanan kawasan," sambungnya, dikutip dari laman The National pada Minggu, 22 November 2020.

    Apa di balik kebijakan AS mengirim pesawat itu? Selanjutnya di sini.

    2. Putin: Hubungan dengan AS Sudah Hancur Sebelum Biden Menang

    Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu mengatakan bahwa dia belum siap untuk memberi selamat kemenangan kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Menurut Putin langkah itu tidak akan memperburuk hubungan yang sudah terlanjur hancur.
     
    Kepada televisi Rossiya-1, Putin menegaskan akan bekerja dengan siapa pun yang menjadi Presiden AS. Tetapi tidak akan memberi selamat kepada pemenang sampai semua perselisihan hukum rampung atau salah satu kandidat menyerah.
     
    "Kami akan bekerja dengan siapa saja yang memiliki kepercayaan dari rakyat Amerika," kata Putin dalam wawancara kepada Rossiya-1, yang dikutip The New York Post, Senin 23 November 2020.

    Bagaimana sikap Vladimir Putin atas kemenangan Joe Biden? Selanjutnya di sini.
     

    3. Vaksin Covid-19 Dirilis di AS Paling Cepat 11 Desember

    Warga Amerika Serikat dapat menerima vaksin virus korona (covid-19) paling cepat pada 11 Desember 2020. Estimasi tersebut disampaikan Dr Moncef Slaoui, kepala dari program vaksin covid-19 AS.
     
    "Vaksin dapat dikirim ke pusat-pusat imunisasi dalam 24 jam begitu mendapat persetujuan," kata Slaoui kepada kantor berita CNN.
     
    Dilansir dari laman BBC pada Senin, 23 November 2020, pernyataan Slaoui disampaikan di tengah lonjakan kasus covid-19 di seantero AS. Berdasarkan data Johns Hopkins University, total infeksi covid-19 di AS telah melampaui 12 juta dengan 255 ribu lebih kematian.

    Perusahaan Pfizer dan mitranya, BioNTech telah menyerahkan proposal penggunaan darurat vaksin covid-19 ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) pada Jumat kemarin.

    Kapan waktu pasti rilis vaksin covid-19 di Amerika Serikat? Selanjutnya di sini.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id