Erdogan 'Digoyang' Isu Penjualan Valas US$128 Miliar

    M Sholahadhin Azhar - 16 April 2021 23:26 WIB
    Erdogan 'Digoyang' Isu Penjualan Valas US$128 Miliar
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ALTAN/AFP Adem.



    Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diguncang isu penjualan valuta asing (valas) Bank Sentral Turki senilai US$128 miliar. Isu tersebut disuarakan pemimpin oposisi Partai Rakyat Republik (CHP), Kemal Kiliçdaroglu.

    Melansir Turkishminute, Jumat 16 April 2021, Kemal mengatakan pertemuan kelompok parlemen dengan memasang spanduk bertuliskan "Di mana US$128 miliar?". Hal serupa dilakukan jaringan partai CHP di setiap perwakilan.






    Penjualan valas diduga dilakukan Berat Albayrak selama menjadi Menterian Keuangan dan Perbendaharaan Turki. Meski Berat yang merupakan menantu Erdogan itu mundur, isu tersebut terus bergulir.

    Erdogan merespons hal itu dengan menerjunkan aparat penegak hukum dan menurunkan spanduk-spanduk terkait. Pihak oposisi menduga US$128 miliar itu dijual kepada pembeli yang tak dikenal.

    Selain itu, oposisi juga mengaitkan isu tersebut dengan penurunan cadangan devisa selama kepemimpinan Berat. Serta, mengaitkan dengan keterlibatan keluarga Erdogan dalam hal ini.

    Selama menjabat, Berat menerapkan kebijakan menjual valas dari cadangan bank sentral. Kebijakan ini dimaksudkan menghentikan gejolak Lira, mata uang Turki. 

    Namun, pembeli cadangan uang US$128 miliar tetap tidak diketahui hingga kini. Beberapa wakil oposisi mengeklaim pembelinya adalah bank, perusahaan, dan individu yang dekat dengan pemerintah. Namun, pemerintah menahan diri untuk tidak memberikan jawaban yang jelas tentang masalah tersebut.

    Wakil Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan Nurettin Canikli menjawab isu tersebut. Perwakilan partai paling berkuasa di Turki itu menyatakan penjualan cadangan devisa US$128 miliar sepenuhnya tercatat, dan terdaftar secara rinci.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id