Israel Alihkan Semua Pelancong ke Fasilitas Karantina

    Arpan Rahman - 02 April 2020 18:08 WIB
    Israel Alihkan Semua Pelancong ke Fasilitas Karantina
    Warga Israel melakukan tes swab untuk mengetahui infeksi virus corona. Foto: AFP
    Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu mengamanatkan bahwa semua pendatang baru ke negara itu harus dimasukkan ke dalam karantina.

    Dia membuat pengumuman setelah korban tewas negara itu dari covid-19 meningkat menjadi 31 dan jumlah kasus yang dikonfirmasi mencapai 6.211. Sementara pasien sembuh mencapai 289.

    Netanyahu memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk menangani pemindahan semua orang yang memasuki Israel dari luar negeri ke hotel-hotel tertentu dan fasilitas karantina lainnya.

    Sebelum perintah Rabu, para pelancong dari luar negeri dipaksa memasuki karantina 14 hari. Juga, warga non-Israel yang tidak berbasis di Israel tidak diizinkan di negara itu di tengah pembatasan virus korona.

    Channel 12 Israel melaporkan bahwa ratusan orang telah memasuki negara itu tanpa diuji dan tanpa memasuki isolasi, termasuk penumpang dalam penerbangan dari New York, pusat penyebaran wabah Amerika Serikat.

    Mantan Menteri Kesehatan Gabi Barabash mengatakan kepada saluran itu bahwa tanpa tindakan lebih keras, Israel dalam bahaya "hanya menjadi cabang dari New York."

    "Orang-orang hanya akan terbang ke sini dari sana," katanya. "Segala yang telah kita capai hingga saat ini akan hilang. Itu tidak bisa ditoleransi," tambahnya, disitat dari UPI, Kamis, 2 April 2020.

    Korban terinfeksi virus korona covid-19 di dunia saat ini mencapai 941.949. Pasien yang berhasil sembuh 195.929 orang dan korban yang sembuh 47.522 orang.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id