comscore

Militer Sudan Tembak Mati 15 Pedemo Antikudeta

Marcheilla Ariesta - 18 November 2021 18:52 WIB
Militer Sudan Tembak Mati 15 Pedemo Antikudeta
Militer tembak pedemo kudeta Sudan./AFP
Khartoum: Pasukan keamanan Sudan menembak mati setidaknya 15 pengunjuk rasa antikudeta. Puluhan orang lainnya juga terluka dalam bentrokan yang paling berdarah sejak pengambilalihan militer 25 Oktober.

Angka tersebut menambah banyak jumlah korban tewas akibat kudeta Sudan menjadi 39 orang.
"Pembantaian ini memperkuat slogan kami: tidak ada negosiasi, tidak ada kemitraan, tidak ada kompromi dengan militer," kata penyelenggara protes dari Asosiasi Profesional Sudan (SPA), dilansir dari Africa News, Kamis, 18 November 2021.

Demonstran turun ke jalan di seluruh ibu kota meskipun saluran telepon dan layanan internet telah terganggu sejak militer mengambil alih.

Baca juga: Militer Sudan Bebaskan Kepala Biro Al Jazeera

"Rakyat memilih pemerintahan sipil," teriak para demonstran. Mereka juga meneriakkan slogan-slogan menentang penguasa Sudan, jenderal top Abdel Fattah al-Burhan.

Para pengunjuk rasa, sebagian besar pria dan perempuan muda, bertepuk tangan dan berteriak sebelum adegan berubah menjadi kekerasan. Ketika bentrokan pecah, pasukan keamanan juga menembakkan gas air mata, melukai beberapa pengunjuk rasa lagi, kata saksi mata.

Polisi membantah menggunakan peluru tajam dan televisi pemerintah mengumumkan penyelidikan atas kematian tersebut. Serikat dokter mengatakan sebagian besar korban menderita luka tembak di kepala, leher, atau dada. 

Ratusan orang tetap berada di jalan-jalan setelah malam tiba, terutama di Khartoum utara. Sementara demo di kota lainnya telah bubar.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id