Tiga Penjaga Perdamaian PBB Tewas Terkena Bom Rakitan

    Willy Haryono - 11 Mei 2020 07:06 WIB
    Tiga Penjaga Perdamaian PBB Tewas Terkena Bom Rakitan
    Seorang penjaga perdamaian PBB yang tergabung dalam MINUSMA bersiaga di Bamako, Mali. (Foto: Habibou Kouyate/AFP)
    Aguelhok: Tiga personel pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa tewas dan empat lainnya terluka saat konvoi mereka terkena bom rakitan (IED) di salah satu ruas jalan di Mali, Minggu 10 Mei 2020. Korban merupakan penjaga perdamaian asal Chad yang tergabung dalam MINUSMA, misi PBB di Mali.

    "Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengidentifikasi dan menangkap mereka yang bertanggung jawab atas aksi terorisme ini," ucap kepala MINUSMA Mahamat Saleh Annadif.

    "Saya salut kepada para pemberani yang gugur saat bertugas menjaga perdamaian di Mali," sambungnya, dilansir dari AFP.

    Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru yang terjadi di wilayah Aguelhok tersebut.

    MINUSMA terdiri dari sekitar 13 ribu personel yang berasal dari sejumlah negara. Misi PBB ini termasuk salah satu yang terberat dari sejumlah zona konflik di dunia.

    Mali dilanda pemberontakan dan ekstremisme sejak 2012, yang telah menewaskan ribuan korban jiwa dari kalangan militer maupun warga sipil.

    Meski adanya pasukan PBB dan juga Prancis, pemberontakan telah melanda jantung negara Mali dan juga menyebar hingga ke Burkina Faso dan Niger.

    Menaruh bom rakitan di pinggir jalan merupakan taktik yang biasa digunakan ekstremis di Mali dan Sahel -- sebutan untuk zona transisi di benua Afrika.

    Bom rakitan atau IED telah menewaskan dan menyebabkan cacat permanen ratusan korban pada setiap tahunnya di Mali.


    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id